GROWING UP WITHOUT DAD
EGO DAN KOMUNIKASI KELUARGA YANG MEMPENGARUHI KOMITMEN DAN SERIOUS RELATIONSHIPS
DOI:
https://doi.org/10.24114/jkss.v23i2.71722Abstrak
Fenomena tumbuh tanpa ayah semakin marak di keluarga modern Indonesia. Ini berdampak pada perkembangan ego individu, cara keluarga berkomunikasi, dan kesiapan untuk komitmen dalam hubungan romantis dewasa. Metode peninjauan literatur sistematis digunakan dalam penelitian ini untuk memeriksa hubungan ketiga variabel tersebut. Penelitian ini melakukan pencarian literatur terbaru dari jurnal sosiologi keluarga dan psikologi perkembangan. Hasil menunjukkan bahwa ketidakhadiran ayah menyebabkan krisis identitas, gangguan regulasi emosi, dan komunikasi keluarga yang tidak responsif. Pada akhirnya, hal ini menghambat pembentukan komitmen yang stabil dan meningkatkan risiko hubungan yang tidak sehat. Hasil ini diperkuat oleh teori peran Ralph Linton bahwa pola hubungan dewasa dibentuk oleh ketidakseimbangan peran sosial keluarga. Studi ini mendukung model konseptual integratif untuk intervensi psikososial keluarga yang tidak memiliki ayah.Referensi
(Seminar et al., 2024)Seminar, P., Pendidikan, N., Formal, N., Fatherhood, G., Report, I., & Review, S. L. (2024). SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW ( SLR ): FENOMENA FATHERLESS DAN DAMPAKNYA YANG MENJADI SALAH SATU. 38–47.
(Herera et al., 2025)Herera, R. A., Annisa, N. M., & Widhyastuti, C. (2025). Pengaruh Peran Ayah Terhadap Pengambilan Keputusan dalam Memilih Pasangan Hidup pada Perempuan Fatherless. 24(1), 39–44.
(Azzahra et al., 2025)Azzahra, D., Sasono, P., Pitoyo, D., & Ningrum, W. S. (2025). Dampak Fatherless Terhadap Perempuan Dewasa Awal : Studi Fenomenologi Tentang Kriteria Pasangan Hidup. 8.
(Kinanti et al., n.d.)Kinanti, B., Miko, S., & Rahmadanti, L. (n.d.). Fenomena Fatherless dan Dampaknya terhadap Toxic Relationship Pasangan : Kajian Deskriptif melalui Sudut Pandang Remaja. 4, 1–9.
(Andriani, 2022)Andriani, W. (2022). Penggunaan Metode Sistematik Literatur Review dalam Penelitian Ilmu Sosiologi. Jurnal PTK Dan Pendidikan, 7(2). https://doi.org/10.18592/ptk.v7i2.5632
(Nurmalasari et al., 2024)Nurmalasari, F., Fitrayani, N., Paramitha, W. D., & Azzahra, F. (2024). Dampak Ketiadaan Peran Ayah ( Fatherless ) terhadap Pencapaian Akademik Remaja : Kajian Sistematik. 1–14.
(Aulia et al., 2025)Aulia, A. P., Santoso, M. B., & Apsari, N. C. (2025). Persepsi pernikahan pada perempuan dewasa muda sebagai implikasi dari fenomena fatherless. 173–185.
(Puspitasari et al., 2025)Puspitasari, A. A., Naishilla, M., & Pratiwi, D. (2025). Peran Anggota Keluarga Lain dalam Komunikasi Keluarga antara Anak Perempuan dengan Single Father. 8, 119–126.
(Afriliani et al., 2025)Afriliani, A., Rahman, N., & Praptiningsih, N. A. (2025). Peran Komunikasi Keluarga dalam Membangun Resiliensi Remaja Madya Fatherless di Jakarta Barat. 13(1), 119–137.
(Hasna & Syarifah, 2025)Hasna, V., & Syarifah, S. (2025). Kesulitan Perempuan Gen Z Yang Mengalami Fatherless Dalam Memilih Pasangan Hidup. 3(April), 258–272. https://doi.org/10.28926/pyschoaksara.v3i2.2070
(Novenia & Yuwono, 2024)Novenia, S., & Yuwono, E. S. (2024). Gambaran Cinta pada Dewasa Awal Korban Perceraian Orang Tua. 7447, 138–151. https://doi.org/10.21107/personifikasi.v15i2.27454
(Mutiasari & Sahrani, 2024)Mutiasari, A. I., & Sahrani, R. (2024). PADA GENERASI Z. 8(3), 420–430.
Linton, R. (1936). The study of man. Appleton‑Century‑Crofts.
Pierce, A. (1956). On the concepts of role and status. American Sociological Review, 21(4), 351–358. https://www.jstor.org/stable/2088393
Research on Humanities and Social Sciences. (2020). Theoretical framework: Role theory sebagai kerangka sosial berdasarkan Ralph Linton. Research on Humanities and Social Sciences, 10(14), 1–7. https://www.iiste.org/Journals/index.php/RHSS/article/view/53499
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Zahra Hasna, Siti Komariah, Puspita Wulandari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















