HUBUNGAN IDENTITAS LATIHAN TERHADAP KEBUGARAN JASMANI SISWA
JUDUL, ABSTRAK, PENDAHULUAN, METODE, HASIL DAN PEMBAHASAN, PEMBAHASAN, KESIMPULAN, DAFTAR PUSTAKA
DOI:
https://doi.org/10.24114/jpor.v11i2.71771Keywords:
identitas latihan; kebugaran jasmani; siswa sekolah dasarAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya kebugaran jasmani siswa SD sebagai fondasi kesehatan dan kemampuan belajar mereka. Selain itu, penelitian ini juga dilatar belakangi oleh kurangnya penelitian sebelumnya yang menganalisis pengaruh faktor psikologis, khususnya identitas latihan, terhadap kebugaran jasmani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara identitas latihan dan tingkat kebugaran jasmani siswa SD. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan 55 siswa sebagai subjek. Untuk mengukur identitas latihan, digunakan skala Exercise Identity Scale (EIS) yang sudah disesuaikan untuk siswa SD, sedangkan kebugaran jasmani diukur menggunakan Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI). Dalam analisis datanya, digunakan uji Spearman’s rho dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara identitas latihan dan kebugaran jasmani (r = 0,301; p < 0,05), meskipun hubungan ini tidak terlalu kuat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa identitas latihan berpengaruh terhadap kebugaran jasmani siswa, sehingga pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) tidak hanya sebatas pada aktivitas fisik, tetapi juga perlu memperhatikan pembentukan identitas latihan siswa secara terus menerusReferences
Anderson, D. F., & Cychosz, C. M. (2015). Exploration of the relationship between exercise behavior and exercise identity. American Psychological Association. https://psycnet.apa.org/record/1996-93340-001
Bompa, Tudor O.; Haff, G. (2009). Periodization: Theory and methodology of training (5th ed.). Human Kinetics. https://catalog.nlm.nih.gov/permalink/01NLM_INST/m5fc0v/alma9916082183406676%0A
Brastangkara, G., & Jatmiko, T. (2019). Pengaruh Latihan HIIT (High Intensity Interval Training) dan Continuous Running Terhadap Perubahan Denyut Nadi Basal dan VO2 Max Pada Mahasiswa Aktif Non-Atlet. Jurnal Prestasi Olahraga, 1(2), 1–8. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/29048
Cao, B., Zhao, Y., Ren, Z., McIntyre, R. S., Teopiz, K. M., Gao, X., & Ding, L. (2021). Are Physical Activities Associated With Perceived Stress? The Evidence From the China Health and Nutrition Survey. Frontiers in Public Health, 9(August), 1–9. https://doi.org/10.3389/fpubh.2021.697484
Carah D. Porter, Matius Y.W. Kwan, Alan Meca, & D. M. Y. B. (2023). Identitas Latihan dan Perilaku Aktivitas Fisik Selama Akhir Remaja: Empat Gelombang Salib-Model Panel tertinggal. Bussiness Law Binus, 7(2), 33–48. http://repository.radenintan.ac.id/11375/1/PERPUS PUSAT.pdf%0Ahttp://business-law.binus.ac.id/2015/10/08/pariwisata-syariah/%0Ahttps://www.ptonline.com/articles/how-to-get-better-mfi-results%0Ahttps://journal.uir.ac.id/index.php/kiat/article/view/8839
Chen, L. jung, Fox, K. R., Ku, P., & Taun, C. yang. (2013). Fitness Change and Subsequent Academic. J. Sch Health, 83(1), 631–638.
Dessi Novita Sari. (2020). TINJAUAN KEBUGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR. 32(3), 167–186.
Endang, S., Muhammad, S., & Anton, K. (2019). Tes Dan Pengukuran Olahraga. Rajawali Pers Divisi Buku Perguruan Tinggi Pt Rajagrafindo Persada DEPO K.
Erdal Bal1, Hakan Sunay2, yalçın uyar2, Bayram kaya2, antonıno B. (2020). THE EFFECT OF REGULAR PHYSICAL ACTIVITY ON WOMEN’S SELF-CONFIDENCE LEVELS: AN EXPLORATORY RESEARCH. Acta Medica Mediterranea. https://www.researchgate.net/profile/Yalcin-Uyar/publication/358565745_THE_EFFECT_OF_REGULAR_PHYSICAL_ACTIVITY_ON_WOMEN’S_SELF-CONFIDENCE_LEVELS_AN_EXPLORATORY_RESEARCH/links/620817a8634ff774f4c84f2b/THE-EFFECT-OF-REGULAR-PHYSICAL-ACTIVITY-ON-WOMENS-SELF-CONFIDENCE-LEVELS-AN-EXPLORATORY-RESEARCH.pdf
Erin J. Reifsteck, Diane L. Gill, and J. D. L. (2015). “Athletes” and “Exercisers”: Understanding Identity, Motivation, and Physical Activity Participation in Former College Athletes. Sport, Exercise, and Performance Psychology. https://doi.org/https://doi.org/10.1037/spy0000046
Ginis, K. A. M., Heisz, J., Spence, J. C., Clark, I. B., Antflick, J., Ardern, C. I., Costas-Bradstreet, C., Duggan, M., Hicks, A. L., Latimer-Cheung, A. E., Middleton, L., Nylen, K., Paterson, D. H., Pelletier, C., & Rotondi, M. A. (2017). Formulation of evidence-based messages to promote the use of physical activity to prevent and manage Alzheimer’s disease. BMC Public Health, 17(1), 1–17. https://doi.org/10.1186/s12889-017-4090-5
Hidayat, Y., Bumi, S. C., & Alamsyah, R. (2010). sma10penjas PendidikanJasmaniOlahragaDanKesehatan YusupHidayatSindhuRizal. https://drive.google.com/file/d/0B39xh_ccu8_kNlBsMnRkY2hKTTA/view?usp=sharing&resourcekey=0-5mql3JAd2uOsLFAwzSW23A
Kementerian Kesehatan. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. https://repository.kemkes.go.id/book/1323
Lin, R., Hu, X., Chen, S., & Huang, J. (2022). Empirical Evidence on the Influence of Regular Physical Activity on the COVID-19 Pandemic in Mainland China. Int. J. Environ. Res. Public Health, 19, 10689. https://doi.org/10.3390/ijerph
Maksum, A. (2009). Buku Ajar Mata Kuliah Metodologi Penelitian Dalam Olahraga. Surabaya: Fik Unesa.
PhiliP M. wilson, soVoeun M. (2008). pSychometrIc propertIeS of the exercISe IdentIty Scale In a unIVerSIty Sample. 905, 115–131.
Santoso Giriwijoyo. (2012). Ilmu Kesehatan Olahraga. https://dpk.kepriprov.go.id/opac/detail/s5q3p
Sepriadi, Hardiansyah, & Syampurna. (2017). 10934-25859-1-Pb. Media Ilmu Keolahragaan Indonesia, 7.
Shi, L., Jiang, L., Zhou, S., Zhou, W., & Yang, H. (2024). Self-appreciation is not enough: exercise identity mediates body appreciation and physical activity and the role of perceived stress. Frontiers in Psychology, 15(September). https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1377772
Yuniawati. (2024). Jurnal Anak. Table 10, 4–6.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Pedagogik Olahraga is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.





