EFEKTIVITAS FESTIVAL SEPAK BOLA HERA HELUT CUP U-12 SEBAGAI WADAH IDENTIFIKASI DAN PENGEMBANGAN BAKAT ATLETIK USIA DINI DI DAERAH PINGGIRAN
DOI:
https://doi.org/10.24114/cb34a175Kata kunci:
Festival Sepak Bola Hera Helut Cup U-12; Identifikasi Bakat; Pengembangan Atletik; Usia Dini; Daerah Pinggiran; Pembinaan GrassrootsAbstrak
Daerah pinggiran di Indonesia sering kali memiliki potensi bakat sepak bola usia dini yang melimpah, namun menghadapi kendala sistemik berupa fragmentasi ekosistem pembinaan dan minimnya kompetisi berjenjang yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas festival sepak bola lokal sebagai solusi kontekstual bagi masalah tersebut, dengan mengambil studi kasus pada Festival Sepak Bola Hera Helut Cup U-12 di Desa Sinar Hading, Kabupaten Flores Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 21 informan kunci (penyelenggara, pelatih, pemain, pencari bakat, dan perwakilan pemerintah), serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival berhasil berperan ganda. Pertama, sebagai wahana identifikasi bakat yang efektif melalui mekanisme observasi multi-aktor selama kompetisi, yang berhasil memetakan puluhan pemain potensial dan menyoroti bakat unggul. Kedua, sebagai wahana pengembangan bakat yang holistik, dimana festival menciptakan lingkungan belajar kontekstual untuk mengasah aspek taktis, mental, dan motivasi intrinsik peserta, sekaligus membangun jejaring kolaboratif antar pelatih. Ketiga, festival berfungsi sebagai katalisator kelembagaan yang mempersatukan ekosistem sepak bola yang terfragmentasi dan menarik keterlibatan multi-pihak. Namun, temuan juga mengungkap tantangan keberlanjutan, terutama terkait kerentanan model pendanaan yang bergantung pada sponsor dan belum adanya instrumen asesmen bakat yang terstandar. Disimpulkan bahwa festival sepak bola lokal merupakan strategi grassroots yang efektif dan dapat direplikasi sebagai titik awal (starting point) pembinaan terpadu di daerah pinggiran. Implikasi praktisnya, diperlukan langkah institusionalisasi, diversifikasi sumber pendanaan, dan pengembangan alat asesmen sederhana untuk mentransformasi festival dari event insidental menjadi bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan.
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Pedagogik Olahraga is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.