MAKNA KEBUGARAN JASMANI DALAM PENGALAMAN BERMAIN MUSIK TABU GONG REDE GEDA: STUDI FENOMENOLOGI DI DESA RIANGKOTEK, NUSA TENGGARA TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.24114/pbh62271Kata kunci:
Musik Tabu Gong Rede Geda. Kebugaran Jasmani, Aktivitas Fisik, Fenomenologi, Warisan BudayaAbstrak
Pengalaman bermain musik tradisional Tabu Gong Rede Geda di Desa Riangkotek, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Musik Tabu Gong Rede Geda merupakan warisan budaya yang dimainkan menggunakan alat musik gong dan gendang dengan ritme dan tempo yang cepat secara berkelanjutan, sehingga menuntut ketahanan fisik yang tinggi dari para pemainnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah para pemain musik Tabu Gong Rede Geda yang dipilih secara purposif. Data dianalisis menggunakan model analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas bermain musik Tabu Gong Rede Geda secara signifikan melibatkan komponen kebugaran jasmani, khususnya kekuatan otot lengan, daya tahan kardiovaskular, dan koordinasi motorik. Pemain gong yang berdiri memukul tiga buah gong secara berulang dengan satu tangan, serta pemain gendang yang membungkuk memukul dengan dua tangan menggunakan bilah bambu, mengalami kelelahan otot yang menjadi penanda keterlibatan fisik yang intensif. Sistem pergantian pemain yang terjadi secara otomatis ketika kelelahan dirasakan merupakan mekanisme regulasi fisik yang secara tidak langsung mencerminkan pemahaman komunitas terhadap batas kapasitas kebugaran jasmani. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bermain musik Tabu Gong Rede Geda mengandung nilai kebugaran jasmani yang relevan sebagai bentuk aktivitas fisik berbasis budaya lokal.
Referensi
Alfansyur, A., & Mariyani. (2020). Seni mengelola data: Penerapan triangulasi teknik, sumber dan waktu pada penelitian pendidikan sosial. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(2), 146–150.
Anjarwati, R. (2019). Hubungan antara aktivitas fisik dengan indeks massa tubuh mahasiswa PJKR semester 4 di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.
Bete, D. E. M. T., Akhiruyanto, A., Aristiyanto, A., Herdinata, G. R. P., Setiawan, F. E., & Syaleh, M. (2026). Dampak permainan tradisional terhadap kebugaran jasmani, hubungan sosial, dan motivasi belajar anak sekolah dasar: Studi tinjauan pustaka. Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI), 5(2), 133–153. https://doi.org/10.54284/jopi.v5i2.642
Cavaggioni, L., Formenti, D., Ouergui, I., Perpetuini, D., Castiglioni, P., Berengan, A., Trecroci, A., Ardigò, L. P., & Merati, G. (2025). Effects of music listening on anaerobic performance and motivation in healthy young adults. Frontiers in Sports and Active Living, 7, 1518359. https://doi.org/10.3389/fspor.2025.1518359
Hayakawa, Y. (2000). Efek musik tradisional Jepang dan musik aerobik terhadap kondisi psikologis selama latihan. Jurnal Kedokteran Olahraga dan Kebugaran Fisik, 40, 172–178.
Karageorghis, C. I., & Terry, P. C. (2011). Inside sport psychology. Human Kinetics. (Reviewed in: International Review of Sport and Exercise Psychology, 5(1), 1–14.)
Kurnia, A. W., Harwanto, & Suharti. (2025). Pengembangan model latihan kebugaran jasmani melalui senam irama pelajar Pancasila. Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga), 10(2), 212–217. https://doi.org/10.36526/kejaora.v10i2.5847
Penguatan Program Kebugaran Jasmani Sekolah Dasar Berbasis Kearifan Lokal melalui Kolaborasi Guru, Orang Tua, dan Komunitas. (2025). PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat. Universitas Tunas Pembangunan Surakarta.
Ratten, V., & Ferreira, J. (2023). Sport entrepreneurship and social fitness: Community-based physical activity in cultural contexts. Journal of Business Venturing Insights, 19, e00374. https://doi.org/10.1016/j.jbvi.2023.e00374
Ronaldo, C., Ilham, M., Utama, B., Iskandar, A. M. (2025). Pengaruh permainan tradisional terhadap kebugaran jasmani siswa kelas X3 SMA Negeri 19 Makassar. JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin, 02(01), 2060–2067.
Ruron, A. H. (2022). Analisis pembelajaran musik Tabu Gong Rede Geda dalam konteks pewarisan budaya di Desa Riangkotek, Nusa Tenggara Timur. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(10). https://jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/12554
Ruron, A. H., & Sare, Y. M. (2023). Peran musik tradisional Tabu Gong Rede Geda dalam upacara adat masyarakat Riangkotek. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Unika St. Paulus Ruteng. https://jurnal.unikastpaulus.ac.id/index.php/jpkm/article/view/2517
Siahaan, R. P., & Nugraha, A. (2022). Hubungan aktivitas fisik terhadap kebugaran jasmani peserta didik Sekolah Menengah Pertama. Jambura Journal of Sports Coaching, 6(1). https://doi.org/10.37311/jjsc.v6i1.23745
Sukamti, E. R., Zein, M. I., & Budiarti, R. (2016). Deskripsi kebugaran jasmani atlet cabang olahraga. Jurnal Keolahragaan, 4(2), 219–228. https://doi.org/10.21831/jk.v4i2.10611
Terry, P. C., Karageorghis, C. I., Curran, M. L., Martin, O. V., & Parsons-Smith, R. L. (2020). Effects of music in exercise and sport: A meta-analytic review. Psychological Bulletin, 146(2), 91–117. https://doi.org/10.1037/bul0000216
Whitehead, S., Faull, A., & Taylor, I. (2024). Phenomenological approaches to understanding lived experience in physical activity and sport: A methodological review. Qualitative Research in Sport, Exercise and Health, 16(2), 189–207. https://doi.org/10.1080/2159676X.2024.2301874
Yovira, M. N., Bafirman, H. B., Barlian, E., Emral, E., & Zarya, F. (2023). Comparison of the impact of traditional games and small games on students' physical fitness. ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation, 12(3), 308–315. https://doi.org/10.15294/active.v12i3.72683
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2026-05-19 (3)
- 2026-05-19 (2)
- 2026-05-19 (1)
Terbitan
Bagian
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Pedagogik Olahraga is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.