EFEKTIVITAS LATIHAN PLYOMETRIC SQUAT JUMP TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PEMAIN SEPAK TAKRAW
DOI:
https://doi.org/10.24114/fm7s4b07Kata kunci:
Plyometric, Daya Ledak, Otot Tungkai, Sepak Takraw, Vertical JumpAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas latihan plyometric squat jump dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai pada mahasiswa sepak takraw Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain one group pre-test post-test. Sampel berjumlah 20 mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi latihan diberikan selama 6 minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Pengukuran daya ledak otot tungkai dilakukan menggunakan tes vertical jump. Analisis data meliputi uji deskriptif, uji normalitas, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada daya ledak otot tungkai dengan nilai signifikansi p < 0,001. Temuan ini mengindikasikan bahwa latihan plyometric squat jump efektif dalam meningkatkan kemampuan eksplosif otot tungkai melalui adaptasi neuromuskular. Secara praktis, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latihan plyometric squat jump dapat digunakan sebagai metode latihan yang efektif dalam pembinaan fisik dan pembelajaran pendidikan jasmani.
Referensi
Aguss, R. M. A., Fahrizqi, E. B., & Wicaksono, P. A. (2023). Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia. Pengembangan Media Pembelajaran PJOK Berbasis Web Di Kelas IV SD, 19(2), 17–28.
Ahmad Naufal, & Himawan Wismanadi. (2025). Perbandingan Pengaruh Latihan Plyometric Squat Jump dan Hexagon Jump terhadap Power Otot Tungkai Atlet Remaja Sepak Bola. Mutiara Pendidikan Dan Olahraga, 2(6), 17–30. https://doi.org/10.61132/mupeno.v2i6.723
Aziz, A. R., Teo, E., Tan, B., & Oiuan, T. E. H. K. (2003). Sepaktakraw : A Descriptive Analysis of Heart Rate and Blood Lactate Response and Physiological Profiles of Elite Players. 15(1), 1–10.
Bompa, T., & Buzzichelli, C. (2015). Periodization Training for Sports-3rd Edition.
Bull, F. C., Al-Ansari, S. S., Biddle, S., Borodulin, K., Buman, M. P., Cardon, G., … Willumsen, J. F. (2020). World Health Organization 2020 guidelines on physical activity and sedentary behaviour. British Journal of Sports Medicine, 54(24), 1451–1462. https://doi.org/10.1136/bjsports-2020-102955
Campillo, R. R., Sortwell, A., Moran, J., Afonso, J., Clemente, F. M., Lloyd, R. S., … Granacher, U. (2023). Plyometric ‑ Jump Training Effects on Physical Fitness and Sport ‑ Specific Performance According to Maturity : A Systematic Review with Meta ‑ analysis. Sports Medicine - Open. https://doi.org/10.1186/s40798-023-00568-6
Cormie, P., McGuigan, M. R., & Newton, R. U. (2011). Developing Maximal Neuromuscular Power. Sports Medicine, 41(1), 17–38. https://doi.org/10.2165/11537690-000000000-00000
Creswell, J. W. (2011). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Manual Therapy, 16(1), 103. https://doi.org/10.1016/j.math.2010.09.003
Hermawan, I., Maslikah, U., Jariono, G., & Masyhur, M. (2020). Pelatihan Kondisi Fisik Pelatih Cabang Olahraga Kota Depok Jawa Barat Dalam Menghadapi Persiapan PORPROV 2022. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat 2020 (SNPPM-2020), 1(1), 371–380. Retrieved from http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/snppm
Jariono, G., Nurhidayat, N., Sudarmanto, E., & Indarto, P. (2024). Can elementary school students ’ physical fitness be improved using circuit training ? The 19th University Research Colloqium, 1–11.
Jariono, G., Rofiq, T. A., & Maharani, R. A. (2026). Preventive Benefits of Physical Activity for Psychosocial Health and Well-Being. Journal of Holistic Sports and Physical Education Page, 1(1), 19–30. Retrieved from https://journals2.ums.ac.id/jhspe/article/view/14426
Jariono, G., Subekti, N., Indarto, P., Hendarto, S., Nugroho, H., & Fachrezzy, F. (2020). Analisis kondisi fisik menggunakan software Kinovea pada atlet taekwondo Dojang Mahameru Surakarta. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 16(2), 133–144. https://doi.org/10.20414/transformasi.v16i2.2635
Jariono, G., Usman, A., Ihsan, A., & Nurhidayat, N. (2025). Metode Peneltian Pendidikan Jasmani dan Olahraga (Pertama). Depok: RajaGrafindo Persada.
Jufrianis, J. (2023). The Effect of Strength Conditioning on the Playing Skills of Sepaktakraw Athletes Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. 04(02), 89–99.
Kons, R. L., Orssatto, L. B. R., Dias, J. A., Pauw, K. De, Meeusen, R., Trajano, G. S., … Detanico, D. (2023). Effects of Plyometric Training on Physical Performance : An Umbrella Review. Sports Medicine - Open. https://doi.org/10.1186/s40798-022-00550-8
Markovic, G. (2007). Does plyometric training improve vertical jump height? A meta-analytical review. British Journal of Sports Medicine, 41(6), 349–355; discussion 355. https://doi.org/10.1136/bjsm.2007.035113
Mutaqin, M. A. D., Yulianto, P. F., & Kuncoro, B. (2025). SPRINTER : Jurnal Ilmu Olahraga Perbedaan Pengaruh Metode Latihan Squat Jump dan Split Squat Jump terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai. 6(3), 863–871.
Nurhidayat, N., Wibowo, W. P., & Warthadi, A. N. (2023). Analisis Keterampilan Smash Peserta Ekstrakurikuler Bulutangkis Smp Negeri 2 Karangdowo Klaten. Plyometric : Jurnal Sains Dan Pendidikan Keolahragaan, 3(1), 20–27. https://doi.org/10.32534/ply.v3i1.4055
Pangestu, A. A., Jariono, G., & Nurhidayat, N. (2025). Keterampilan Teknik Dasar Sepak Sila ( Survei pada Mahasiswa Minat Bakat Olahraga Sepak Takraw Pendidikan Olahraga Universitas Muhammadiyah Surakarta ). VENUE : Jurnal Olahraga, 1(3), 83–89.
Pedersen, B. K., & Saltin, B. (2015). Exercise as medicine - evidence for prescribing exercise as therapy in 26 different chronic diseases. Scandinavian Journal of Medicine & Science in Sports, 25 Suppl 3, 1–72. https://doi.org/10.1111/sms.12581
Pratama, M. I., & Erawan, B. (2019). Jurnal Kepelatihan Olahraga , Universitas Pendidikan Indonesia Perbandingan Pengaruh Latihan Squat Jump dan Plyometric Jump to Box terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai. Journal Homepage: Http://Ejournal.Upi.Edu/Index.Php/JKO, 11(2), 77–82.
Priyoko, R., & Januarto, O. (2022). Efektivitas Latihan Pliometrik dalam Meningkatkan Power Otot Lengan dan Otot Tungkai Atlet Bolavoli: Literature Review. Sport Science and Health, 4(1), 54–64. https://doi.org/10.17977/um062v4i12022p54-64
Razali, N. M., & Wah, Y. B. (2015). Normalization of the Kolmogorov–Smirnov and Shapiro–Wilk tests of normality. Biometrical Letters, 52(2), 85–93. https://doi.org/10.1515/bile-2015-0008
Sanusi, R., Surahman, F., & Yeni, H. O. (2020). Plyometrics: Meningkatkan Power Otot Tungkai Danunder Shootatlet Bolabasket. Journal Sport Area, 5(1), 76–83.
Suchomel, T. J., Nimphius, S., & Stone, M. H. (2016). The Importance of Muscular Strength in Athletic Performance. Sports Medicine. https://doi.org/10.1007/s40279-016-0486-0
Warburton, D. E. R., & Bredin, S. S. D. (2017). Health benefits of physical activity: a systematic review of current systematic reviews. Current Opinion in Cardiology, 32(5), 541–556. https://doi.org/10.1097/HCO.0000000000000437
Xie, L., Chen, J., Dai, J., Zhang, W., Chen, L., Sun, J., … Song, J. (2024). Exploring the potent enhancement effects of plyometric training on vertical jumping and sprinting ability in sports individuals. (September). https://doi.org/10.3389/fphys.2024.1435011
Yusfi, H., Xaverius, F., Destriani, D., Bayu, W. I., & Syamsuramel, S. (2023). Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia. Pengembangan Media Pembelajaran PJOK Berbasis Web Di Kelas IV SD, 19(2), 17–28.
Yusra, M., Yunitaningrum, W., Bafadal, M. F., & Suwanto, Mimi Haetami, W. S. (2023). Jurnal dunia pendidikan. Jurnal Dunia Pendidikan, 3, 67–78.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Pedagogik Olahraga is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.