PERSEPSI DAN KESIAPAN MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI TERHADAP OLAHRAGA TRADISIONAL SEBAGAI OBJEK RISET: STUDI KASUS SEMINAR NASIONAL OLAHRAGA TRADISIONAL

Penulis

  • Kristoforus Ado Aran Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

DOI:

https://doi.org/10.24114/wrmwd562

Kata kunci:

Olahraga Tradisional, Persepsi Mahasiswa, Kesiapan Riset, Pendidikan Jasmani, Kearifan Lokal, Seminar Nasional

Abstrak

Olahraga tradisional merupakan warisan budaya gerak lokal yang menyimpan potensi besar sebagai objek kajian ilmiah dalam bidang Pendidikan Jasmani (PENJAS). Namun, kesiapan mahasiswa sebagai calon peneliti dalam mengangkat tema ini masih belum banyak diteliti, khususnya di lingkungan perguruan tinggi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi, minat, kesiapan metodologis, dan hambatan yang dihadapi mahasiswa PENJAS terhadap olahraga tradisional sebagai objek riset, serta mengukur dampak Seminar Nasional Olahraga Tradisional terhadap perubahan tersebut. Penelitian menggunakan desain mixed methods dengan instrumen kuesioner skala Likert (pengukuran pre-post) kepada 59 mahasiswa peserta seminar dan Focus Group Discussion (FGD) untuk pendalaman kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan pada dimensi pemahaman (Δ=+0,24; t(58)=3,673; p=0,001; d=0,482), minat (Δ=+0,17; t(58)=3,303; p=0,002; d=0,434), dan kesiapan metodologis (Δ=+0,16; t(58)=2,544; p=0,014; d=0,334) pasca seminar. Hambatan utama yang teridentifikasi adalah keterbatasan referensi ilmiah (48,3%), sulitnya akses ke narasumber (39,0%), dan keterbatasan pengetahuan metodologis (32,2%). Temuan ini menunjukkan bahwa seminar tematik merupakan intervensi efektif untuk meningkatkan literasi riset mahasiswa di bidang budaya gerak lokal, meskipun diperlukan tindak lanjut struktural berupa integrasi kurikulum dan pendampingan penelitian yang berkelanjutan.

Referensi

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Cohen, J. (1988). Statistical power analysis for the behavioral sciences (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.

Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and conducting mixed methods research (3rd ed.). SAGE Publications.

Hidayat, Y. (2020). Olahraga tradisional sebagai warisan budaya dan potensinya dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 5(1), 12–25. https://doi.org/10.17509/jpjo.v5i1.23451

Kurniawan, F., & Sari, D. P. (2021). Hambatan struktural dalam penelitian budaya gerak lokal di perguruan tinggi daerah. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 20(2), 78–91. https://doi.org/10.24114/jik.v20i2.26789

Lutan, R., & Hartoto, S. (2018). Olahraga tradisional: Identitas dan budaya bangsa. Remaja Rosdakarya.

Mutohir, T. C., & Maksum, A. (2020). Kebijakan pengembangan riset olahraga tradisional di Indonesia. Jurnal Keolahragaan, 8(1), 1–15. https://doi.org/10.21831/jk.v8i1.30211

Nasution, S., & Mulyadi, R. (2022). Efektivitas forum akademik dalam meningkatkan motivasi riset mahasiswa pendidikan jasmani. Jurnal Ilmu Pendidikan, 29(1), 45–58. https://doi.org/10.17977/um048v29i12022p045

Prasetyo, Y. (2019). Analisis biomekanikal dalam olahraga tradisional: Tinjauan potensi dan tantangan. Jurnal Keolahragaan, 7(2), 45–58. https://doi.org/10.21831/jk.v7i2.26201

Purnama, S. K., & Setiawan, C. (2020). Kesiapan riset mahasiswa pendidikan jasmani: Konstruk dan pengukuran. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 16(2), 112–126. https://doi.org/10.21831/jpji.v16i2.34501

Rahyubi, H. (2019). Teori-teori belajar dan aplikasi pembelajaran motorik: Deskripsi dan tinjauan kritis. Nusa Media.

Rasyid, A., & Hamid, M. A. (2021). Pengaruh paparan topik penelitian terhadap minat dan kesiapan riset mahasiswa: Meta-analisis. Jurnal Penelitian Pendidikan, 38(2), 167–183. https://doi.org/10.17509/jpp.v38i2.33012

Supriatna, E., & Wahyudi, A. (2021). Pengaruh seminar metodologi penelitian terhadap kesiapan riset mahasiswa pendidikan jasmani. Jurnal Ilmu Pendidikan, 28(1), 88–99. https://doi.org/10.17977/um048v28i12021p088

Suyudi, I. (2020). Pendidikan jasmani berbasis kearifan lokal di daerah 3T: Model dan implementasi. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 5(2), 110–124. https://doi.org/10.17509/jpjo.v5i2.25671

UNESCO. (2018). Safeguarding intangible cultural heritage: Traditional sports and games. UNESCO Section of Cultural Diversity and Intangible Heritage.

Wibowo, A. T., & Pratama, D. R. (2023). Strategi peningkatan minat riset olahraga tradisional pada mahasiswa pendidikan jasmani melalui pendekatan kontekstual. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 19(1), 34–49. https://doi.org/10.21831/jpji.v19i1.52301

Diterbitkan

2026-06-08

Cara Mengutip

“PERSEPSI DAN KESIAPAN MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI TERHADAP OLAHRAGA TRADISIONAL SEBAGAI OBJEK RISET: STUDI KASUS SEMINAR NASIONAL OLAHRAGA TRADISIONAL”. Jurnal Pedagogik Olahraga 12, no. 1 (Juni 8, 2026): 152–160. Diakses Juni 13, 2026. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpor/article/view/74258.