Pengaruh Pengaruh Latihan Leg Curl Dan Leg Extension terhadap Ketepatan Shooting Siswa Ekstrakurikuler Futsal SMA Negeri 2 Kota Tegal
Futsal
DOI:
https://doi.org/10.24114/jpor.v10i2.67260Kata Kunci:
Leg Curl, Leg Extension, ShootingAbstrak
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh leg curl dan leg extension terhadap hasil ketepatan shooting dan bentuk latihan mana yang lebih baik untuk meningkatkan hasil shooting. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta ekstrakurikuler futsal putra di SMA Negeri 2 Kota Tegal yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu total sampling, sehingga jumlah sampel penelitian ini berjumlah 20 orang. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh latihan leg curl dengan peningkatan 59% dan leg extension sebesar 55% terhadap ketepatan shooting, dan bentuk latihan leg curl lebih efektif dari pada latihan leg extension yang dapat dilihat dari hasil peningkatanya. Oleh karena itu, penulis menyarankan agar latihan leg curl diintegrasikan secara intensif dalam program latihan sebagai pilihan utama penguatan otot bawah, dengan tetap mempertimbangkan kondisi fisik atlet untuk mencegah cedera. Kombinasi proporsional dengan latihan leg extension juga dianjurkan guna memperoleh hasil latihan yang lebih seimbang dan menyeluruh.
Referensi
Annisa. (2018). Pengaruh Latihan Target Terhadap Ketepatan Shooting Pemain Futsal Putri SMK Negeri 1 Kota Jambi. Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan, 7(1), 9–18.
Asriani, D. S., & Mutiara, S. (2022). Efektivitas Latihan Lying Leg Curl untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Tungkai pada Pemain Futsal. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE), 1(1).
Badaruddin, M., Riau, U. I., Otot, P., & Ketepatan, T. (2024). Kontribusi Koordinasi Mata Kaki Dan Power Otot Tungkai Terhadap Ketepatan Shooting Futsal Mahasiswa Penjas Angkatan 2022 FKIP UIR. Catha : Journal of Creative and Innovative Research, 1(3).
Ditya Agischa, R., & Wahyudi, H. (2022). Analisis Teknik Dasar Bermain Futsal Timnas Putri Indonesia Pada Piala AFC Woman’s Championship Tahun 2018. Indonesian Journal of Kinanthropology (IJOK), 2(1), 18–28. https://doi.org/10.26740/ijok.v2n1.p18-28
Hukum, J. D. dan I. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. https://jdih.kemenkeu.go.id/dok/uu-20tahun2003
Mahanani, R. A., & Indriarsa, N. (2021). Hubungan Konsetrasi Terhadap Ketetapan Shooting Pada Ekstrakurikuler Futsal Putri. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 9(1), 139–149.
Maulana, A. T. (2009). Perbedaan Prestasi Akurasi Shooting dengan Punggung Kaki dan dengan Ujung Kaki Pemain Futsal. FIK UNY. Yogyakarta.
Naser, N., & Ali, A. (2016). A descriptive-comparative study of performance characteristics in futsal players of different levels. Journal of Sports Sciences, 34(18), 1707–1715. https://doi.org/10.1080/02640414.2015.1134806
Nugraha, F. E., Mulyanto, R., & Susilawati, D. (2019). Kontribusi Latihan Leg Extension terhadap Hasil Shooting Sepakbola. Sport, Research, Treatment, Innovation of Learning & Value Eduation (SpoRTIVE), 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Rinaldi, M., & Rohaedi, M. S. (2020). Buku Jago Futsal (A. Ami (ed.)). Ilmu Cemerlang.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Edisi 2, C). Alfabeta.
Taufani, A., & Bahar, I. (2011). Pengaruh Latihan Leg Curl Dan Leg Extention Terhadap Kemampuan Menendang Bola Pada Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola Sma 1 Bae Kudus Tahun 2011.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Pedagogik Olahraga is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.





