Pengembangan Model Pembelajaran Kebugaran Jasmani Komponen Kekuatan dan Kelenturan Berbasis Permainan “PKK” Siswa Kelas VIII SMPN 1 Malang
DOI:
https://doi.org/10.24114/jpor.v10i2.67315Kata Kunci:
Pendidikan, Model Pembelajaran, PermainanAbstrak
Pendidikan memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi individu secara optimal. Selain meningkatkan kemampuan akademik, pendidikan juga bertujuan membentuk karakter dan keterampilan hidup, sebagaimana yang dikemukakan oleh para ahli seperti Biesta (2015) dan Zahro (2023). Pendidikan jasmani (PJOK) memiliki kontribusi signifikan dalam pencapaian tujuan pendidikan holistik, tidak hanya dalam pengembangan fisik, tetapi juga dalam menanamkan nilai karakter seperti disiplin, kerja sama tim, dan resiliensi. Pendidikan jasmani juga memiliki pengaruh positif terhadap fungsi kognitif dan kesehatan mental siswa, mendukung proses pembelajaran secara keseluruhan. Model pembelajaran berbasis permainan (PKK) merupakan pendekatan inovatif yang dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran kebugaran jasmani. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE untuk mengembangkan model pembelajaran "Pos Kartu Kebugaran" yang menggabungkan latihan fisik dan soal kognitif. Uji coba model menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan tingkat keefektifan dan daya tarik yang tinggi bagi siswa. Diharapkan model ini dapat diterapkan secara luas untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan motivasi belajar siswa
Referensi
Biesta, G. (2015). What is Education For? On Good Education,Teacher Judgement, and Educational Professionalism. European Journal of Education , 75-87.
Dean Dudley, J. C. (2017). Critical Considerations for Physical Literacy Policy in Public Health, Recreation, Sport, and Education Agencies Critical Considerations for Physical Literacy Policy in Public Health, Recreation, Sport, and Education Agencies. National Association for Kinesiology in Higher Education (NAKHE), 1-17.
Hezron Alhim Dos Santos, A. H. (2020). EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN UNTUK PENGEMBANGAN KEBUGARAN JASMANI. Jurnal Olahraga & Kesehatan Indonesia , 46-52.
Lestari, D. F. (2020). PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIVITAS JASMANI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL BAGI SISWA SEKOLAH DASAR . JURNAL PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN, -12.
Muhyi, M. U. (2023). Penerapan Strategi Pembelajaran PJOK AKTIF (Asyik, Karakter, Terukur, Inovatif, dan Fit) di Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) pada Fase B Kurikulum Merdeka di Tingkat Sekolah Dasar . Jendela Olahraga, 212-221.
Richard Bailey a, K. A. (2009). The educational benefits claimed for physical education and school sport: an academic review. Research Papers in Education, 1-27.
Rina Eva Rina Marpaung, S. M. (2025). Pengembangan Model Pembelajaran Circuit Training Berbasis Permainan untuk Meningkatkan Kebugaran Jasmani dan Motivasi Belajar Siswa dalam Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) . Jurnal Kejaora: Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olah Raga , 14-18.
S, Z. (15). Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan Implementasinya dalam Konsep Merdeka Belajar. Jurnal Kajian Pendidikan Indonesia, 15-28
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Pedagogik Olahraga is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.





