ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HOTS) DAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.24114/jtp.v19i1.77791Keywords:
HOTS, berpikir kritis, pembelajaran matematika, sekolah dasar, critical thinking, mathematics learning, primary schoolAbstract
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran matematika di jenjang sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis artikel-artikel yang berkaitan dengan dasar-dasar pembelajaran berbasis HOTS, kemampuan berpikir kritis matematis, serta pemecahan masalah matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis HOTS dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis masalah, mengevaluasi informasi, dan menentukan strategi penyelesaian. Namun, sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam melakukan analisis, evaluasi, serta memeriksa kembali jawaban mereka. Berdasarkan temuan tersebut, guru disarankan untuk menerapkan pembelajaran yang mendorong pemikiran aktif siswa melalui pertanyaan kontekstual, lembar kerja berbasis HOTS, diskusi, dan pemecahan masalah, guna membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika.
Kata Kunci: HOTS, berpikir kritis, pembelajaran matematika, sekolah dasar
Abstract: The aim of this research was to study the application of Higher Order Thinking Skills (HOTS) on developing critical thinking skills in mathematics learning at primary school level. Methodology This research used a literature study method by analyzing articles related to the basis of HOTS-based learning, mathematical critical thinking abilities, and solving mathematical problems. It was found that HOTS-based learning could enhance students' ability to analyze problems, evaluate information, and determine resolution strategies. However, some students had difficulty in doing analysis, evaluation, and checking their answers. Based on these findings, teachers should implement learning that encourages students’ active thoughts through contextual questions, worksheets based on HOTS, discussions, and problem-solving. In order to help improve students’ critical thinking abilities during mathematics learning.
Keywords: HOTS, critical thinking, mathematics learning, primary school
References
Aji, R. S., Sugiman, S., & Kusumah, R. G. T. (2021). Analisis kesesuaian soal penilaian harian matematika kelas V dengan kriteria Higher Order Thinking Skills (HOTS). Jurnal Elementaria Edukasia, 4(1), 45–52.
Aprilia, R., Sutisnawati, A., & Maula, L. H. (2024). Kajian literatur: Pemetaan kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar dalam pembelajaran berbasis HOTS. Jurnal Basicedu, 8(1), 59–68.
Facione, P. A. (1990). Critical thinking: A statement of expert consensus for purposes of educational assessment and instruction (Research Findings and Recommendations). California Academic Press.
Gufran, G., Harjono, A., & Hikmah, N. (2025). Integrasi HOTS dalam pembelajaran matematika di kelas rendah sekolah dasar: Analisis kualitatif implikasi dan tantangan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(1), 1395–1402.
Jannah, M., Rahayu, S., & Setiawan, A. (2026). Efektivitas LKPD digital berbasis HOTS terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran Matematika (JIPM), 5(1), 155–164.
Kartika, D., Putra, A. A., & Sari, N. P. (2026). Analisis profil kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV madrasah ibtidaiyah dalam menyelesaikan soal matematika tipe HOTS. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 11(1), 98–108.
Mailani, E., Rahmadani, S., & Hasibuan, M. (2022). Penerapan kerangka Realistic Mathematics Education (RME) untuk mengoptimalkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa sekolah dasar. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), 6815–6824.
Najoan, R., & Makawawa, J. (2023). Pengaruh model pembelajaran berbasis HOTS terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar. Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 11(2), 889–896.
Ndiung, S., Sariyasa, S., & Gunawan, I. W. (2024). Pengaruh model Project-Based Learning (PjBL) berbasis HOTS terhadap keterampilan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis siswa SD. Jurnal Elemen, 10(2), 523–534.
Wahyuni, S., Lestari, D., & Supriadi, E. (2026). Analisis tingkat pencapaian belajar matematika siswa sekolah dasar berdasarkan standar KKM di Kecamatan Kalanganyar. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 8(1), 50–58.
Winahyu, C. B., Wardani, K. W., & Prasetyo, A. (2025). Analisis ketercapaian pemecahan masalah matematika tahapan Polya berbasis HOTS pada siswa kelas V sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 9(1), 1–10.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP) is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.