HUBUNGAN FAKTOR MAKANAN DAN LINGKUNGAN DENGAN SISA MAKANAN LUNAK PASIEN DEWASA KELAS 2 DAN 3 RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT GRHA PERMATA IBU KOTA DEPOK

Ari Handayani, Mia Srimiati

Abstract


Sisa makanan lunak masih banyak terjadi pada Rumah Sakit di Indonesia yaitu >20%. Sisa makanan lunak timbul karena pasien meninggalkan makanannya, menyebabkan asupan makan yang tidak adekuat sehingga berdampak pada lama hari rawat, tingginya biaya perawatan serta hilangnya biaya makan yang merugikan pasien dan rumah sakit. Sisa makanan bisa disebabkan dari faktor makanan (penampilan makanan dan rasa makanan) dan faktor lingkungan (ketepatan waktu makan dan keramahan petugas penyaji makanan). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor makanan dan faktor lingkungan dengan sisa makanan lunak pada pasien dewasa kelas 2 dan 3 ruang rawat inap di Rumah Sakit Grha Permata Ibu Kota Depok. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel penelitian sebanyak 50 orang pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Dilakukan pada pasien dewasa yang mendapatkan diet lunak di Rumah Sakit Grha Permata Ibu Kota Depok. Pengumpulan data meliputi penimbangan sisa makan lunak pasien dan wawancara dengan mengisi kuesioner. Analisis data dengan menggunakan Uji Chi Square dengan menggunakan Uji Kenormalan Kolmogorov Smirnov-Z. Rata-rata sisa makanan lunak di Rumah sakit Grha Permata Ibu sebesar 17,14% sudah memenuhi standar minimal rumah sakit. Makanan pokok dan sayur merupakan sisa makanan terbanyak berdasarkan jenisnya yaitu sebanyak 25,9% dan 21,9%. Waktu makan pagi merupakan waktu yang paling sedikit menyisakan makanan dibandingkan waktu makan siang dan sore. Diketahui bahwa terdapat hubungan yang bermakna faktor makanan dengan sisa makanan lunak sebesar p=0,005 (p<0,05) dan tidak terdapat hubungan yang bermakna faktor lingkungan dengan sisa makanan lunak p=0,721 (p>0,05).


Full Text:

PDF

References


Anggraeni D, Putri P, Hartati LS. (2017). Hubungan Cita Rasa Dengan Sisa Makanan Lunak Pasien Kelas III di RSUD Berkah Kabupaten

Pandeglang[skripsi]. Jakarta: Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul

Anwar I, Herianandita E, Ruslita I. (2011). Evaluasi Sistem Penyelenggaraan Makanan Lunak dan Analisis Sisa Makanan Lunak di Beberapa Rumah Sakit di DKI Jakarta Tahun 2011. Jurnal Gizi Indonesia. Jakarta: Politekkes Kemenkes Jakarta II

Cereda E, Pedrolli C. (2009). Food Waste:Other Issues and Setting should be Considered (Letter to the Editor). Nutr Bull;34:238-239.

Kementrian Kesehatan RI. (2013). Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta: Depkes RI.

Munawar, A. (2011). Hubungan Penampilan Makanan, Rasa Makanan dan Faktor Lainnya dengan Sisa Makanan (Lunak) Pasien Kelas 3 di RSUP DR. Hasan Sadikin Bandung [tesis]. Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Murphy. Tracy. (2017). The Role of Food in Hospitals. Health Care CAN. Tersedia pada: www.healthcarecan.ca (diakses pada 22 September 2017 jam 20.16 WIB).

Nida, K. (2011). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Sisa Makanan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihun [skripsi]. Kalimantan Selatan: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Borneo Banjarbaru.

Sunita A. (2005). Penuntun Diet edisi baru. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Umihani. A, Pramono A. (2015). Analisis Biaya yang Hilang dari Sisa Makanan Pasien di RSUD Dr. Adhyatma, MPH. Journal of Nutrition College, 4(1):18-23. Tersedia pada: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jnc.

Williams, Peter G, Karen Walton. (2011).Plate Waste in Hospitals and Strategies for Change. e-SPEN, European e-journal of clinical nutrition and metabolism. Faculty of Science, Medicine and Health University of Wollongong Australia. 6(6). 2011, e235-e241.


Article Metrics

Abstract view : 92 times
PDF - 26 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL ANDALIMAN : JURNAL GIZI PANGAN, KLINIK DAN MASYARAKAT (JGPKM)

Alamat : Jalan Willem Iskandar Pasar V, Medan

Sumatera Utara, Indonesia

Website : https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jgpkm