The Traditional Pecah Piring Game as a Reflective Pedagogy for Pancasila Values in Civic Education

Authors

  • Rahmi Rahmadani Universitas Negeri Yogyakarta
  • Marzuki Universitas Negeri Yogyakarta
  • Aldy Saputra Universitas Negeri Yogyakarta
  • Ricad Michael Sihombing Indonesian School of Kinabalu

DOI:

https://doi.org/10.24114/z8f3zd68

Keywords:

Pancasila Values, Traditional Games, Reflective Learning, Civic Education, Local Wisdom

Abstract

This study aims to explore the integration of Pancasila values through the traditional game Pecah Piring as a reflective pedagogical approach in Civic Education at the junior high school level. The background of this study stems from the weak practice of Pancasila values among students, as well as the dominance of cognitive and theoretical learning in Civic Education. The research used a qualitative approach with a reflective study design. Data were collected through learning observations, student reflection journals, and teacher field notes, then analysed using reflective thematic analysis techniques. The results of the study show that the Pecah Piring game not only creates a fun and participatory learning experience, but also facilitates the process of internalising Pancasila values. Student reflections show a shift from mere involvement in play to an awareness of values, such as honesty and religiosity, discipline and justice, solidarity and cooperation, deliberation and democracy, as well as responsibility and sportsmanship. These findings confirm that traditional games can function as an effective experience-based learning medium in connecting local wisdom with civic education. The novelty of this research lies in the interpretation of traditional games as a reflective pedagogical strategy to strengthen the internalisation of Pancasila values in learning.

References

Abdullah, A., Sesrita, A., & Kholik, A. (2024). Pembentukan Karakter Anak Melalui Penggunaan Permainan Tradisional Sondah: Studi Literatur. AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA, 2(4), 450–457.

Agustini, F. (2020). Integrasi Nilai Karakter Melalui Permainan Tradisional Tarik Tambang Dalam Pembelajaran IPA. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 4(2), 114–120.

Aliriad, H., Adi S, Manullang, J. G., Endrawan, I. B., & Satria, M. H. (2024). Improvement of Motor Skills and Motivation to Learn Physical Education Through the Use of Traditional Games. Physical Education Theory and Methodology, 24(1), 32–40.

Artina, F., & Amin, M. (2024). Pendekatan Pedagogic dan Skema Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mempromosikan Kewarganegaraan Ekologi. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan, 10(3), 372–388.

Atmaja, T. S. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(1), 171–179.

Bila, N. S., Wahyuni, F. D., & Nurgiansah, T. H. (2023). Peran Penting Civics: Pendidikan Ilmu Kewarganegaraan di Era Masyarakat Digital. Jurnal Kewarganegaraan, 20(1), 1–12.

Branson, M. S. (1999). Belajar Civic Education dari Amerika. YKIS.

Cahyani, A. P., Oktaviani, D., Ramadhani Putri, S., Kamilah, S. N., Caturiasari, J., & Wahyudin, D. (2023). Penanaman Nilai-Nilai Karakter dan Budaya Melalui Permainan Tradisional Pada Siswa Sekolah Dasar. JUDIKDAS: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 2(3), 183–194.

Daulay, A. S., & Saragih, D. (2023). Upaya Penanaman Nilai Karakter Bangsa pada Siswa Melalui Kegiatan Permainan Tradisional Pocca Piring. Jurnal Generasi Ceria Indonesia, 1(2), 125–129.

Dewantara, J. A., Suhendar, I. F., Rosyid, R., & Atmaja, T. S. (2019). Pancasila as Ideology and Characteristics Civic Education in Indonesia. International Journal for Educational and Vocational Studies, 1(5), 400–405.

Efendi, U. R., Saragi, D., & Ndona, Y. (2023). Nilai-Nilai Karakter dalam Permainan Tradisional Pecah Piring. Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa, 1(4), 308–318.

Fitriani, D., & Dewi, D. A. (2021). Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Pengimplementasian Pendidikan Karakter. Jurnal Kewarganegaraan, 5(2), 489–499.

Ginting, J. S., Sumarno, E., Sitopu, S., & Lubis, A. R. (2025). Merajut Harmoni: Peran Seni dan Budaya dalam Membentuk Sikap Hidup Generasi Muda. Jurnal Kewarganegaraan, 22(1), 103–112.

Giroux, H. A. (1988). Teachers as Intellectuals: Toward a Critical Pedagogy of learning: Vol. Series II. Praeger.

Graham Gibbs. (2013). Learning by Doing (First Edit). Oxford Brookes University.

Gumuruh, A. R., & Adinata, T. P. (2020). Peningkatan Hasil Belajar PKn Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah Siswa Kelas VII di Smp Negeri 3 Negara. Jurnal Bina Ilmu Cendekia, 1(1), 44–58.

Jiwandono, I. S., & Nurbeni, I. (2019). Persepsi Mahasiswa Terhadap Fungsi Pancasila Sebagai Weltanschauung dalam Upaya Mengatasi Merosotnya Nilai Kebangsaan. ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 3(2), 35–42.

Kabatiah, M. (2021). Efektivitas Pengintegrasian Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi Melalui Teknik Klarifikasi Nilai Pada Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Kewarganegaraan, 18(1), 65–73.

Kamaludin, K., Ngadiman, N., Festiawan, R., Kusuma, I. J., & Febriani, A. R. (2020). Pengembangan Permainan Pecah Piring Sintren: Pemanfaatan Olahraga Tradisional pada Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak. TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School, 3(2), 37–45.

Kamid, K., Rohati, R., Hobri, H., Triani, E., Rohana, S., & Pratama, W. A. (2022). Process Skill and Student’s Interest for Mathematics Learning: Playing a Traditional Games. International Journal of Instruction, 15(3), 967–988.

Kamila, J. T., & Dewi, D. A. (2021). Pentingnya Mengenalkan Pancasila dan Contoh Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Sejak Anak Berusia Dini. IJoIS: Indonesian Journal of Islamic Studies, 2(2), 81–92.

Khriswina, S. A., Wibowo, S. E., & Sartono, E. K. E. (2025). Civic Education in Digital Era: Implementing Pancasila Values for Generation Z College Students. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 17(1), 1574–1588.

Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development (2 ed.). Prentice Hall.

Kolb, D. A. (2000). The Process of Experiential Learning. In Culture and Processes of Adult Learning (hal. 313–331). Prentice Hall, Inc.

Lubis, B. P. (2024). Integration of Character Education in Citizenship Education Learning to Develop the Character of Elementary School Students. International Journal of Students Education, 3(1), 108–111.

Maghfiroh, Y. (2020). Peran Permainan Tradisional dalam Membentuk Karakter Anak Usia 4-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 01–09.

Mazid, S., Komalasari, K., Abdulkarim, A., Rahmat, R., Abqa, M. A. R., & Wulansari, A. (2024). Integration of Pancasila Student Profile with Civic Disposition: Building Character for Democratic Citizenship. JED (Jurnal Etika Demokrasi), 9(4), 522–537.

Mazid, S., Widiyanto, D., Rachman, F., & Hasanah, I. (2025). Professional Ethics and the Exemplary Behavior of Public Figures: A Literature Review from a Pancasila Perspective. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 5(2), 166–181.

Nofrizal, D., Lase, Y. E., Husein, S., Bahri, M. N., Fadillah, M. H., Lase, A. P., & Adrian, F. (2024). Pembinaan Motivasi Dan Pengenalan Permainan Tradisional Pecah Piring Deli Serdang Bagi Siswa SMA Jabbal Nur. JUPADAI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 155–158.

Nurgiansah, T. H., & Rachman, F. (2022). Nasionalisme Warga Muda Era Globalisasi: Pendidikan Kewarganegaraan di Perbatasan. Jurnal Kewarganegaraan, 19(1), 66–75.

Patras, Y. E., Japar, M., Rahmawati, Y., & Hidayat, R. (2025). Integration of Culturally Responsive Teaching Approach, Local Wisdom, and Gamification in Pancasila Education to Develop Students’ Multicultural Competence. Educational Process International Journal, 14(1), 1–24.

Perdima, F. E., & Kristiawan, M. (2021). Nilai-nilai Karakter pada Permainan Tradisional Hadang di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5342–5351.

Prayitno, H. J., Rahmawati, F. N., Intani, K. I. N., & Pradana, F. G. (2022). Pembentukan Karakter Anak Usia Sekolah Dasar Melalui Permainan Tradisional. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 1–9.

Rachman, F., Nurgiansyah, T. H., & Kabatiah, M. (2021). Profilisasi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Kurikulum Pendidikan Indonesia. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5), 2970–2984.

Rahmat, Iswandi, D., Fauzi, A., & Zein, S. F. (2023). Creative Board Game Based Design Pancasila and Civic Education Subject Material. In Proceedings of the 4th Annual Civic Education Conference (ACEC 2022) (hal. 979–985). Atlantis Press.

Rahyuni, R., Yunus, M., & Hamid, S. (2021). Pengaruh Game Online Terhadap Motivasi Belajar dan Prestasi Belajar Siswa SD Kecamatan Pammana Kabupaten Wajo. Bosowa Journal of Education, 1(2), 65–70.

Risdiany, H., & Dewi, D. A. (2021). Penguatan Karakter Bangsa Sebagai Implementasi Nilai-Nilai Pancasila. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(4), 696–711.

Saputra, S. Y. (2017). Permainan Tradisional Vs Permainan Modern Dalam Penanaman Nilai Karakter Di Sekolah Dasar. ELSE (Elementary School Education Journal), 1(1), 85–94.

Shufa, N. K. F. (2018). Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Di Sekolah Dasar: Sebuah Kerangka Konseptual. INOPENDAS: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1(1), 48–53.

Sumardjoko, B., & Musyiam, M. (2018). Model of Civic Education Learning based on the Local Wisdom for Revitalizing Values of Pancasila. Cakrawala Pendidikan, 37(2), 201–211.

Syahwaliana, K., Habib, T. A., Shofiyah, S. N. A., & Oki, S. (2025). Integrasi Nilai Pancasila dalam Pembentukan Civic Disposition Melalui Pendidikan Pancasila: Systematic Literature Review. Jurnal Kewarganegaraan, 22(1), 76–88.

Vail, K. (2024). Learning by Doing. Phi Delta Kappan, 106(2), 20–23.

Published

31-03-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

The Traditional Pecah Piring Game as a Reflective Pedagogy for Pancasila Values in Civic Education. (2026). Jurnal Kewarganegaraan, 23(1), 194-206. https://doi.org/10.24114/z8f3zd68