Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah “Polya” Melalui Problem Based Learning Pada Mahasiswa

Authors

  • Ika Simangunsong Universitas Musamus
  • Ivylentine Datu Palittin
  • Evani Doana Nababan
  • Ita Pratiwi Simangunsong

Abstract

Mahasiswa jurusan pendidikan sebagai calon guru di masa mendatang, diharapkan memiliki kemampuan pemecahan masalah yang baik. Hal ini terkait, kompetensi profesional yang menjadi salah satu kompetensi penting dalam mentransfer pengetahuan. Penelitian deskriptif ini melihat potret kemampuan pemecahan masalah mahasiswa pendidikan fisika, sebagai calon guru fisika, melalui PBL, pada mata kuliah PTK, T.A 2025/2026. Sampel penelitian sebanyak 15 orang. Dibagi dalam 4 kelompok, dengan topik fisika di SMA.   Tes diberikan 3 soal esai, sesuai dengan materi kelompoknya. Instrumen berasal dari soal-soal yang sudah dikumpulkan mahasiswa, validitas ahli. Berdasarkan pedoman skor Polya, hasil penelitian menunjukan bahwa 52.23 % mahasiswa sudah mampu memahami soal, 41.48% merencanakan pemecahan masalah, 50.37% menyelesaikan permasalahan, 43,33% melakukan pengecekan akhir. Kemampuan pemecahan masalah mahasiswa di materi fisika tingkat pendidikan menengah, memerlukan implementasi PBL yang lebih khusus pada mata kuliah bidang fisika.

References

Downloads

Published

2026-06-29

Issue

Section

Jurnal Pendidikan Fisika Volume 15//No.1//Juni 2026

How to Cite

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah “Polya” Melalui Problem Based Learning Pada Mahasiswa. (2026). Jurnal Pendidikan Fisika, 15(1), 72-81. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpf/article/view/73854