Pengaruh Model Pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environments) Berbasis Video Animasi terhadap Kemampuan Berpikir Kritis di SMA Kelas XI
DOI:
https://doi.org/10.24114/860dky92Abstract
Rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran fisika menyebabkan kemampuan berpikir kritis pada materi Gerak Lurus belum berkembang secara optimal. Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environments) berbasis video animasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pantai Labu. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang masing-masing berjumlah 30 siswa dan dipilih melalui teknik cluster random sampling dari populasi sebanyak 90 siswa kelas XI MIPA. Data diperoleh melalui tes uraian yang mengukur kemampuan interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, dan eksplanasi. Video animasi Qreative Edukative dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli materi (85,45%) dan ahli media (90%). Hasil analisis menunjukkan rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 54,02% (kategori sedang), sedangkan kelas kontrol sebesar 17,83% (kategori rendah). Pengujian menggunakan Independent Sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga model pembelajaran SOLE berbasis video animasi terbukti memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa model pembelajaran SOLE berbasis video animasi berpotensi diterapkan sebagai strategi pembelajaran fisika yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Gerak Lurus.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Halimah Berliani, Rofiqoh Hasan Harahap, Shinta Marito Siregar, Elia Putri, Lia Afriyanti Nasution

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
