The extract salaon (Indigofera tinctoria L) leaf as the natural dye of ulos in keeping for the batak culture values

Jelita Gultom, Midun Siagian, Ucok Jhon Royagus Tamba, Jecky Bukit, Murniaty Simorangkir

Abstract


Ulos merupakan kain tenun tradisional etnik Batak. Penggunaan pewarna alami Salaon (Indigofera tinctoria L) membutuhkan waktu lama dan tidak praktis sehingga ditinggalkan oleh pengrajin ulos di Kec Muara, Tapanuli Utara dan beralih ke pewarna kimia. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kualitas benang ulos yang menggunakan pewarna alami pasta ekstrak daun Salaon dengan pewarna kimia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan metode ekstraksi zat warna dengan variable pengamatan uji warna, uji tahan luntur terhadap pencucian dan penyinaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas benang ulos menggunakan ekstrak daun salaon lebih baik dengan nilai daya tahan luntur pencucian 4 (baik), terhadap penyinaran 4-5 (baik) dibandingkan pewarna kimia ponceau GRB dengan nilai daya tahan luntur pencucian 3-4(cukup), terhadap penyinaran 3-4 (cukup). Hasil identifikasi FTIR menunjukkan pada ekstrak daun salaon terdapat senyawa leuco indigo, sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas benang ulos yang menggunakan pewarna alami pasta ektrak daun salaon lebih baik daripada pewarna kimia.

Kata kunci: ulos, Indigofera tinctoria L, pasta, Kec Muara Tapanuli Utara



Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24114/jpkim.v9i2.7602

Article Metrics

Abstract view : 234 times
PDF - 313 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL PENDIDIKAN KIMIA