KONTRIBUSI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN TERHADAP KEMAMPUAN DOEL CHAGI ATLET CADET (UMUR 12-14) DAN JUNIOR (UMUR 15-17) BATU BARA FIGHTER (BBF) TEAM TAEKWONDO KOTA SAWAHLUNTO
DOI:
https://doi.org/10.24114/rxvfyk79Kata kunci:
Daya Ledak Otot Tungkai, Kelentukan, Doel ChagiAbstrak
Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum optimalnya kemampuan pelaksanaan tendangan Deol Chagi pada atlet cadet dan junior BBF Team Taekwondo Kota Sawahlunto, yang diduga dipengaruhi oleh belum maksimalnya daya ledak otot tungkai dan kelentukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kelentukan terhadap kemampuan Deol Chagi pada atlet cadet dan junior BBF Team Taekwondo Kota Sawahlunto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antarvariabel yang diteliti. Populasi penelitian berjumlah 32 orang atlet, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 15 orang atlet. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi Standing Broad Jump Test untuk mengukur daya ledak otot tungkai, Split Test untuk mengukur kelentukan, serta tes kemampuan tendangan Deol Chagi untuk mengukur kemampuan pelaksanaan tendangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya ledak otot tungkai memberikan kontribusi terhadap kemampuan Deol Chagi, sedangkan kelentukan tidak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan Deol Chagi. Secara simultan, daya ledak otot tungkai dan kelentukan memberikan kontribusi sebesar 28,9% terhadap kemampuan Deol Chagi, sedangkan 71,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar variabel yang diteliti
Referensi
Afif, M. . (2022). Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai dan Kelentukan Terhadap Kemampuan Tendangan Dollyo Chagi pada Atlet Taekwondo UTI Pro Se-Provinsi Lampung.
Amdan & Endang. (2019). Tekwondo sebagai seni bela diri dan olahraga prestasi. ajaGrafindo Persada.
Arsil. (2000). Pembinaan Kondisi Fisik. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang.
Azzannul. (2019). Kontribusi daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan gerak eksplosif. Syiah Kuala University Press.
Calinog. (2021). Participation barriers of children with autism spectrum disorder in extracurricular activities. International Journal of Special Education, 36(2), 45–52.
Ermanto. 2016. Pengembangan Instrumen Penilaian Keterampilan Teknik
Momtong Ap Chagi, Momtong Dollyo Chagi,Naeryo Chagi, Dan Momtong
Yeop chagi Pada Taekwondoin. S2 Thesis, Uny.
Erwina, D., Zarwan, Z., Suwirman, S., Asnaldi, A., & Yaslindo, Y. (2022). Daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan momtong dollyo chagi taekwondoin se-Kabupaten Kepahiang. Sport Science, 22(2), 113-122.
Fauzy, A, D. (2022). Metodologi Penelitian: Metodologi Penelitian. Rake Sarasin, 6(May), 36. https://www.researchgate.net/publication/380362452_METODOLOGI_PENELITIAN
Fong & Tsang. (2012). Relationship between balance performance and sport-specific skills in taekwondo athletes. Journal of Human Sport and Exercise, 7(2), 520–526.
Harsono. (2018). Kepelatihan Olahraga: Teori dan Metodologi. PT Remaja Rosdakarya.
Indrayana, B. (2016). Meningkatkan Kemampuan TendanganDeol O ChagiMelalui Metode LatihanCircuit Training Pada Atlet Pra-Junior Putra Usia 10-13 Tahun TNT Club. Universitas Negeri Jambi .
Jansen. (2000). Power dan Daya Ledak dalam Aktivitas Olahraga. FIK UNP.
Jeni, R. (2025). Hubungan Power Otot Tungkai Dan Keseimbangan Terhadap Kecepatan Tendangan Deol Chagi Pada Atlet Negeri Taekwondo Club.
Kim, SH, Chung, KH, & Lee, KM (1999). Taekwondo kyorugi: perdebatan gaya Olimpiade . Pers Penyu.
Lei, Y., & Jun, HP (2022). Apakah latihan poomsae taekwondo berdampak pada komposisi tubuh, kebugaran fisik, dan komposisi darah pada anak-anak dan remaja? Tinjauan sistematis. Ilmu Olahraga , 31 (1), 11-25.
Muhammad, Fa (2022). Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai Dan Kelentukan Terhadap Kemampuan Tendangan Dollyo Chagi Pada Atlet Taekwondo Uti Pro Se-Provinsi Lampung.
Naila, N., & Akhmad, I. (2021). Kontribusi Latihan Pnf Dan Latihan Shuttle Run Terhadap Kemampuan Tendangan Dollyo Chagi Pada Atlet Pra-Junior Putra Usia 10-13 Tahun Tiger Taekwondo Club Binjai Tahun 2021. Journal Physical Health Recreation (JPHR), 2(1), 74-84.
Nia, TA (2021). Kontribusi Power Otot Tungkai, Panjang Tungkai, Dan Kelentukan Sendi Panggul Terhadap Kemampuan Tendangan Dollyo Chagi Pada Atlet Taekwondo Al-Azhar Taekwondo Indonesia Academy (Atia) Lanal Lampung.
Pradana, lutfi angger. (2023). Tingkat Kemampuan Tendangan Dollyo Chagi Pada Peserta Ekstrakurikuler Taekwondo Di SMA Negeri 2 Purbalingga.
Pye, J. (2005). Performance Evaluation Tests 101.
Rahmawati, J. (2025). Hubungan Power Otot Tungkai Dan Keseimbangan Terhadap Kecepatan Tendangan Deol Chagi Pada Atlet Negeri Taekwondo Club. 6(0), 167–186.
Rosman, D. B. (2017). Pengaruh metode latihan dan kecepatan terhadap daya ledak tendangan Dolyo Chagi Pada Bela Diri Taekwondo. Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 2(1).
Rosmawati et al. (2019). Hubungan Kelincahan Dan Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Kecepatan Tendangan Sabit Atlet Pencak Silat Silaturahmi Kalumbuk Kecamatan Kuranji Kota Padang. Jurnal Olahraga Indragiri (JOI), 10(4), 44. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/jm.v4i1.33
Saputra, N., Lesmana, SI, Hilmy, MR, Wibowo, E., & Maratis, J. (2026). Hubungan Daya Tahan Otot Tungkai Bawah Terhadap Frekuensi Tendangan Dollyo Chagi Pada Pemain Taekwondo Kecabangan Kyorugi. Jurnal Inovasi Riset Kesehatan Indonesia , 3 (1), 95-102.
Sant’Ana et al. (2014). Physiological responses and performance in Olympic taekwondo combat. Journal of Sports Sciences, 32(6), 493–501.
Setiawan. (2018). Dasar-Dasar Taekwondo. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.
Suharti, S. (2016). Perkembangan Gerak: Kelentukan (Flexybility). Gelora: Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram, 3(2), 502-505.
Syafruddin. (2012). Ilmu Kepelatihan Olahraga. UNP Press.
Wanto, S., & Fikri, A. 2020. Pengaruh Latihan Wall Drills Terhadap Kemampuan Tendangan Naeryo Chagi. Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 3(2), 213–218.
Wilda, D. (2026). Hubungan Antara Keseimbangan Dan Power Otot Tungkai Terhadap Kecepatan Tendangan Naeryo Pada Cabang Olahraga Taekwondo.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Pedagogik Olahraga is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.






