Tinjauan Gerakan Lokomotor Siswa Kelas V dan VI SDN 08 Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman
DOI:
https://doi.org/10.24114/s3tm3z14Kata kunci:
Gerak lokomotor, Keterampilan gerak dasar, Pembelajaran PJOK , Siswa sekolah dasar, Tes unjuk kerjaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan gerak lokomotor siswa kelas V dan VI SDN 08 Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran objektif tentang kemampuan gerak lokomotor siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 08 Nan Sabaris pada 20-23 Juli 2026. Populasi penelitian berjumlah 109 siswa, sedangkan sampel penelitian berjumlah 37 siswa yang terdiri dari 19 siswa kelas V dan 18 siswa kelas VI. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes unjuk kerja (performance assessment) untuk mengukur kemampuan empat bentuk gerak lokomotor, yaitu berjalan (walking), berlari (running), melompat (jumping), dan meloncat (hopping). Penilaian dilakukan dengan skala 1–4 pada setiap aspek gerakan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan menghitung skor, nilai rata-rata, persentase, dan distribusi frekuensi berdasarkan kategori penilaian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan gerak lokomotor siswa kelas V dan VI secara keseluruhan berada pada kategori cukup, dengan nilai rata-rata sebesar 74,15. Dari 37 siswa, ada 1 siswa (2,71%) berada pada kategori sangat baik, 7 siswa (18,91%) berada pada kategori baik, 29 siswa (78,38%) berada pada kategori cukup, dan tidak ada siswa (0%) pada kategori kurang. Berdasarkan kelas, siswa kelas V mendapatkan nilai rata-rata 75,66 dengan kategori cukup, sedangkan siswa kelas VI mendapatkan nilai rata-rata 72,57 dengan kategori cukup. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar siswa sudah memiliki kemampuan gerak lokomotor, tetapi penguasaan geraknya masih belum optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan pembelajaran PJOK yang terencana, berkelanjutan, bervariasi, serta memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan latihan gerak lokomotor secara berulang melalui aktivitas permainan dan olahraga yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.
Referensi
Andriani, N., & Saputra, H. (2024). Profil perkembangan gerak lokomotor siswa sekolah dasar berdasarkan teori perkembangan motorik. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 15(1), 33–41.
Andriani, N., & Saputra, H. (2024). Profil perkembangan gerak lokomotor siswa sekolah dasar berdasarkan teori perkembangan motorik. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 15(1), 33–41.
Barnett, L. M., Stodden, D., Cohen, K. E., Smith, J. J., Lubans, D. R., Lenoir, M., Iivonen, S., Miller, A. D., Laukkanen, A., Dudley, D., Lander, N. J., Brown, H., & Morgan, P. J. (2016). Fundamental movement skills: An important focus. Journal of Teaching in Physical Education, 35(3), 219–225.
Camacho-Sánchez, R., Manzano-León, A., Rodríguez-Ferrer, J. M., Serna, J., & Lavega-Burgués, P. (2023). Game-based learning and gamification in physical education: A systematic review. Education Sciences, 13(2), 183.
Gallahue, D. L., Ozmun, J. C., & Goodway, J. D. (2019). Understanding motor development: Infants, children, adolescents, adults (8th ed.). McGraw-Hill Education.
Husdarta. (2011). Manajemen pendidikan jasmani. Alfabeta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017). Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan: Buku guru SD/MI kelas IV. Kemendikbud
Lander, N. J., Eather, N., Morgan, P. J., Salmon, J., & Barnett, L. M. (2017). Characteristics of teacher training in school-based physical education interventions to improve fundamental movement skills and/or physical activity: A systematic review. Sports Medicine, 47(1), 135–161.
Logan, S. W., Webster, E. K., Getchell, N., Pfeiffer, K. A., & Robinson, L. E. (2015). Relationship between fundamental motor skill competence and physical activity during childhood and adolescence: A systematic review. Kinesiology Review, 4(4), 416–426.
Lubans, D. R., Morgan, P. J., Cliff, D. P., Barnett, L. M., & Okely, A. D. (2010). Fundamental movement skills in children and adolescents: Review of associated health benefits. Sports Medicine, 40(12), 1019–1035.
Mahendra, A. (2017). Teori belajar gerak dalam pendidikan jasmani. Alfabeta.
Marta, I. A., & Syahputra, R. (2025). Studi deskriptif fundamental motor skills: Analisis keterampilan lokomotor siswa sekolah dasar Kecamatan Baringin Kabupaten Tanah Datar. Borneo Physical Education Journal, 6(2).
Ponsyah, A., Widowati, A., & Saputra, A. (2026). Survei kemampuan dan keterampilan motorik dasar lokomotor siswa kelas IV SD Negeri 161/IX Panca Mulya. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 210–216.
Putra, D. A., & Kurniawan, F. (2022). Implementasi permainan sederhana dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar siswa sekolah dasar. Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 8(3), 210–218.
Piaget, J. (1962). Play, dreams and imitation in childhood. Norton.. Alfabeta.
Rahmawati, L., & Wibowo, S. (2023). Evaluasi kemampuan gerak dasar melalui pendekatan permainan dalam pembelajaran PJOK di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Olahraga, 12(2), 98–107.
Rosmi, Y. F. (2016). Pendidikan jasmani dan pengembangan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 12(1)
Sari, M., & Nugroho, A. (2021). Analisis kemampuan gerak lokomotor siswa kelas IV sekolah dasar pada pembelajaran PJOK. Jurnal Keolahragaan, 9(1), 45–53.
Sudjana, N. (2017). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syahputra, R., Bakhtiar, S., Marta, I. A., & Putri, L. P. (2021). The profile of students' locomotor skills level in elementary school. Halaman Olahraga Nusantara: Jurnal Ilmu Keolahragaan, 4(2), 138–150. Sumber ini sangat relevan karena secara langsung membahas profil keterampilan lokomotor siswa sekolah dasar.
Thomas, J. R., Nelson, J. K., & Silverman, S. J. (2015). Research methods in physical activity (7th ed.). Human Kinetics.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78.
Winarno. (2013). Metodologi penelitian dalam pendidikan jasmani. Universitas Negeri Malang Press.
Yarazaq, Y., & Asnaldi, A. (2026). Profil Keterampilan Gerak Dasar Lokomotor Dan Objek Kontrol Siswa Sekolah Dasar Negeri 01 Lubuk Alung. Jurnal JPDO, 9(3), 1804-1813.
Zafitra, Z. A., Marta, I. A., Bakhtiar, S., & Handayani, S. G. (2025). An analyzing locomotor skill profiles of elementary students. Halaman Olahraga Nusantara: Jurnal Ilmu Keolahragaan, 8(2), 396–405.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Pedagogik Olahraga is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya tersebut dengan pengakuan atas penulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.






