EFEKTIVITAS PROGRAM LITERASI BUDAYA DAN KEWARGAAN TERHADAP TOLERANSI PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.24114/jky3sp84Abstract
Abstract: Primary education plays a crucial role as a foundation for shaping students’ character and tolerance in a pluralistic society. This study aims to explore the effectiveness of cultural and civic literacy programs in enhancing students’ tolerance in elementary schools. The research employed a descriptive qualitative method, conducted at SDN 3 Purabaya. Data were collected through observation, documentation, and in-depth interviews with 10 teachers, as well as questionnaires completed by 25 third-grade students. The findings indicate that the implementation of cultural and civic literacy programs is highly effective in fostering inclusive student character. This is evidenced by increased student consistency in respecting differences, behaving fairly without discrimination, and demonstrating high empathy and social concern for peers. Moreover, the program successfully enhanced students’ emotional intelligence in managing conflicts peacefully and instilled adherence to shared rules. In conclusion, the systematic integration of cultural and civic literacy has transformed student behavior to be more tolerant and democratic, while simultaneously creating a harmonious school ecosystem.
Keyword: Cultural Literacy, Civic Literacy, Elementary School, Tolerance
Abstrak: Pendidikan dasar memiliki peran krusial sebagai fondasi dalam membentuk karakter dan sikap toleransi peserta didik di tengah masyarakat yang plural. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas program literasi budaya dan kewargaan dalam meningkatkan sikap toleransi siswa di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di SDN 3 Purabaya. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara mendalam terhadap 10 guru dan angket yang diisi oleh 25 responden siswa kelas 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program literasi budaya dan kewargaan sangat efektif dalam membentuk karakter inklusif siswa. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya konsistensi siswa dalam menghormati perbedaan, berperilaku adil tanpa diskriminasi, serta memiliki empati dan kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama rekan. Selain itu, program ini berhasil meningkatkan kecerdasan emosional siswa dalam mengelola konflik secara damai dan menanamkan kepatuhan terhadap aturan bersama. Kesimpulannya, pengintegrasian literasi budaya dan kewargaan secara sistematis telah mampu mentransformasi perilaku peserta didik menjadi lebih toleran dan demokratis, sekaligus menciptakan ekosistem sekolah yang harmonis.
Kata Kunci: Literasi Budaya, Literasi Kewargaan, Sekolah Dasar, Toleransi.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Irham Fauzan Fadillah, Rina Heryani, Effy Mulyasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Sekolah is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













