ANALISIS HASIL PEMBUATAN SASHIKO PADA HIASAN DINDING MENGGUNAKAN ORNAMEN MELAYU PADA KELAS XII TATA BUSANA SMK NEGERI 10 MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.24114/9phtad22Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pembuatan sashiko pada hiasan dinding menggunakan ornamen Melayu pada siswa kelas XII Tata Busana SMK Negeri 10 Medan. Permasalahan dalam penelitian ini meliputi: (1) bagaimana hasil teknik sulaman sashiko, (2) bagaimana peletakan motif ornamen Melayu, (3) bagaimana jarak sulaman pada motif, (4) bagaimana kesesuaian bentuk desain sulaman, (5) bagaimana penggunaan warna benang, (6) bagaimana ketepatan ukuran kain, (7) bagaimana kerapian hasil sulaman, dan (8) bagaimana kebersihan hasil sulaman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII Tata Busana SMK Negeri 10 Medan dengan sampel sebanyak 30 siswa. Instrumen penelitian menggunakan lembar pengamatan yang dinilai oleh tiga orang pengamat ahli berdasarkan delapan indikator penilaian, yaitu teknik sulaman, peletakan motif, jarak sulaman, kesesuaian bentuk desain, penggunaan warna benang, ukuran kain, kerapian, dan kebersihan hasil sulaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pembuatan sashiko pada hiasan dinding menggunakan ornamen Melayu termasuk dalam kategori sangat baik. Sebanyak 24 siswa (80%) memperoleh kategori sangat baik dan 6 siswa (20%) memperoleh kategori baik. Indikator teknik sulaman, jarak sulaman pada motif, dan penggunaan warna benang memperoleh persentase 100% pada kategori sangat baik. Kesesuaian bentuk desain mencapai 93,33% pada kategori sangat baik, sedangkan indikator ukuran kain memperoleh capaian terendah dengan persentase 47% kategori sangat baik, 23% kategori baik, dan 30% kategori cukup baik. Secara keseluruhan, siswa mampu menghasilkan karya sashiko yang memenuhi aspek teknik, estetika, dan penerapan ornamen Melayu sebagai bentuk pelestarian budaya lokal.
Kata kunci: Sashiko, Hiasan Dinding, Ornamen Melayu, Hasil Belajar



