PERANCANGAN MOTIF ORNAMEN MELAYU PADA TENUN SONGKET ATBM
DOI:
https://doi.org/10.24114/k0gtsf45Abstract
Kekayaan budaya Melayu yang diwujudkan melalui berbagai ornamen tradisional memiliki nilai estetika, filosofi, dan identitas budaya yang perlu dilestarikan. Namun, industri tenun songket Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) menghadapi tantangan berupa terbatasnya inovasi motif, berkurangnya jumlah pengrajin, perubahan preferensi masyarakat terhadap tekstil modern, serta menurunnya daya saing produk di pasaran. Penelitian ini bertujuan merancang motif ornamen Melayu Lebah Bergantung dan Itik Pulang Petang pada tenun songket ATBM serta mengetahui tingkat kelayakan produk. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Data dikumpulkan melalui observasi dan angket kepada ahli desain serta 30 konsumen, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan analisis kebutuhan memperoleh 87%, validasi ahli desain 88%, uji kelompok kecil 94%, dan uji kelompok besar 97%, seluruhnya berkategori sangat baik. Motif yang dikembangkan dinyatakan layak sebagai inovasi tenun songket ATBM yang tetap mempertahankan identitas budaya Melayu yang ada.
Kata kunci: Perancangan motif, ornamen Melayu, Lebah Bergantung, Itik Pulang Petang, songket



