Pengalaman Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja dalam Membentuk Perkembangan Anak
DOI:
https://doi.org/10.24114/jt.v14i2.72128Kata Kunci:
Bekerja, Ibu, Perkembangan, AnakAbstrak
Penelitian ini menunjukkan bahwa status pekerjaan ibu (bekerja atau tidak bekerja) memiliki pengaruh yang berbeda pada perkembangan anak. Anak-anak dari ibu yang bekerja cenderung menunjukkan perkembangan kognitif yang lebih baik, terutama dalam kemampuan memecahkan masalah dan berpikir kritis, yang mungkin disebabkan oleh stimulasi yang lebih terstruktur dan pemanfaatan sumber daya eksternal. Di sisi lain, anak-anak dari ibu yang tidak bekerja cenderung memiliki ikatan emosional yang lebih kuat dengan ibu mereka, kemampuan adaptasi sosial yang lebih baik, dan tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi, yang disebabkan oleh kehadiran ibu yang lebih intensif di rumah. Meskipun tidak ada perbedaan signifikan dalam perilaku secara keseluruhan, anak-anak dari ibu yang bekerja cenderung lebih mandiri dan bertanggung jawab, sementara anak-anak dari ibu yang tidak bekerja cenderung lebih patuh.Referensi
Deonisia, Arlinta (2024). https://www.kompas.id/artikel/perempuan-dilema-ibu-bekerja-atau-ibu-rumah-tangga
Fitriyani, F., Nurwati, N., & Humaedi, S. (2016). Peran Ibu Yang Bekerja Dalam Pemenuhan Kebutuhan Dasar Anak. Prosiding KS, 3(1).
Nurhaliza, K. M., Safira, D., Zuljanetri, Y., & Yarni, L. (2023). Perkembangan Usia Dini (Masa Kanak-Kanak Awal). Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling, 1(3), 1056-1062.
Talango, S. R. (2020). Konsep perkembangan anak usia dini. Early Childhood Islamic Education Journal, 1(01), 93-107.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Kategori
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Yolanda Mutiara, Nurul Maftukhah, Tasa Agustina, Dhea Putri Sakilla

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





