Cingciripit: Permainan Anak-Anak Sunda dalam Pembelajaran Tari

Ria Sabaria

Abstract


One type of traditional children’s games originating from West Java is the Cingciripit Kaulinan. It is a children’s game that has many benefits for cognitive and gross motor development. This study aims to make observations objectively that reveal various findings from several existing data and describe them systematically. Facts and characteristics of objects and subjects, in this case, the children’s game examined in the field, are analyzed and described appropriately into one form of description in a written report. The study was conducted at Padasuka State Elementary School in Bandung, West Java. This study was conducted in August-October 2019. It employed a theoretical and methodological approach. Understanding phenomenology seeks to open hermeneutic meanings starting from Lingua (language) to philosophical interpretations of the work. This study implemented a descriptive research method with a qualitative approach. The results of the study found that there are meanings and values of Cingciripit on the meaning of the song, the meaning of the motion, and the value in the game. The dance elements in Cingciripit include motion, space, and time.

Keywords


Children’s Games, Traditional Games, Dance Learning

Full Text:

PDF

References


Abd Hannan, E. F. (2017). Islam dan Kearifan lokal (Perspektif Teologis Hubungan antara Agama dan Budaya di Kampung Naga). Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 14(2), 383–395.

Erawati, Y. (2016). Tari Tradisi Kancil pada Masyarakat Suku Asli di desa Selat Akar Kecamatan Tasik Putri Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. KOBA, 3(1), 11–11.

Gunawan, I. (2013). Metode penelitian kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara, 143.

Hartiningsih, S. (2015). Revitalisasi Lagu Dolanan Anak Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini. Atavisme, 18(2), 247–259.

Holis, A. (2017). Belajar Melalui Bermain untuk Pengembangan Kreativitas dan Kognitif Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan UNIGA, 10(1), 23–37.

Ida, R. (2014). Metode penelitian: Studi media dan kajian budaya. Kencana.

Jiwandono, H. P. (2015). Analisis Resepsi Pemain Terhadap Serial Video Game Grand Theft Auto. Jurnal Studi Pemuda, 4(1), 206–223.

Karisma, A. R., & Handayaningrum, W. (2019). Karya Koreografi Kelompok Cherleading Dalam Perspektif Seni Pertunjukan. Solah, 8(2).

Lestari, D. J., & Putra, A. P. (2019). Makna Simbolik Kakawihan Barudak Banten: Cing Ciripit Sebagai Penguatan Karakter Dalam Tindakan, Motif, Dan Prinsip Ekonomi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP, 2(1), 769–773.

Muhson, A. (2010). Pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi informasi. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 8(2).

Nur, H. (2013). Membangun karakter anak melalui permainan anak tradisional. Jurnal Pendidikan Karakter, 1.

Rahmawati, N. N. (2018). Pergulatan Ideologi Keberagamaan Dalam Keluarga Dayak Katingan di Desa Tewang Tampang, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Disertasi). [Disertasion]. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana.

Royana, I. F. (2017). Pelestarian Kebudayaan Nasional Melalui Permainan Tradisional dalam Pendidikan Jasmani. Seminar Nasional KeIndonesiaan II Tahun 2017 “Strategi Kebudayaan Dan Tantangan Ketahanan Nasional Kontemporer, FPIPSKR Universitas PGRI Semarang, 1–11.

Saidah, I. N., & Nugroho, M. A. (2015). Pengembangan Media Pembelajaran Berbentuk Permainan Edukasi Akuntansi Cari Kata (Acak) Menggunakan Adobe Flash Cs5. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 13(1).

Seriati, N. N., & Hayati, N. (2012). Permainan tradisional jawa gerak dan lagu untuk menstimulasi keterampilan sosial anak usia dini. Naskah Publikasi.

Sunaryo, A. (2016). Kaulinan Barudak Sebagai Sumber Ajar Dalam Penciptaan Tari Anak Di Sekolah Dasar. RITME, 2(1), 50–56.

Syahran, R. (2015). Ketergantungan online game dan penanganannya. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan Dan Bimbingan Konseling, 1(1), 84–92.




DOI: https://doi.org/10.24114/gondang.v4i1.18039

Article Metrics

Abstract view : 1046 times
PDF - 3233 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Follow us on instagram @jurnalgondang