Pengembangan Instrumen Asesmen Kolaboratif Berbasis Kecerdasan Interpersonal Dalam Pembelajaran Ensambel Musik Di PGSD FIP Unimed

Authors

DOI:

https://doi.org/10.24114/n6tfyc54

Keywords:

Asesmen Kolaboratif, Kecerdasan Interpersonal, Ensambel Musik, Pendidikan Seni, PGSD

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen kolaboratif berbasis kecerdasan interpersonal dalam pembelajaran ensambel musik pada mahasiswa PGSD FIP Universitas Negeri Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan terhadap instrumen penilaian yang tidak hanya mengukur hasil karya musik, tetapi juga menilai proses sosial mahasiswa selama bekerja dalam kelompok. Aspek tersebut penting karena pembelajaran ensambel musik menuntut kerja sama, empati, komunikasi, tanggung jawab, serta kemampuan memberi dan menerima umpan balik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model 4-D yang terdiri atas tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian adalah mahasiswa PGSD semester dua tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang dikembangkan mengacu pada tiga dimensi kecerdasan interpersonal, yaitu social sensitivity, social insight, dan social communication. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi bahasa meningkat dari 80% dalam kategori layak menjadi 96% dalam kategori sangat layak setelah revisi. Validasi isi meningkat dari 78,8% menjadi 93,3% dalam kategori sangat layak. Uji praktikalitas oleh dosen praktisi memperoleh skor rata-rata 90% dengan kategori sangat praktis. Uji efektivitas terhadap 40 mahasiswa dalam enam kelompok ensambel menunjukkan bahwa seluruh indikator kecerdasan interpersonal berada pada kategori baik hingga sangat baik. Indikator tertinggi terdapat pada komunikasi dan pendengar aktif dengan nilai rata-rata 3,48. Dengan demikian, instrumen asesmen kolaboratif yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran ensambel musik serta dapat menjadi alternatif penilaian autentik dalam pendidikan seni musik di perguruan tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Sri Mustika Aulia, State University of Medan

    Pendidikan Guru Sekolah Dasar

  • Try Wahyu Purnomo, State University of Medan

    Pendidikan Guru Sekolah Dasar

  • Siti Khodijah Lubis, State University of Medan

    Pendidikan Guru Sekolah Dasar

  • Elya Siska Anggraini, State University of Medan

    Pendidikan Guru Sekolah Dasar

References

Alfianto, F., Florentinus, T. S., & Utomo, U. (2015). Pengembangan Instrumen Penilaian Apresiasi Seni Musik. Journal of Educational Research and Evaluation, 4(2), 82-90.

Amstrong, T. (2022). In Their Own Way: Discovering and Encouraging Y our Child's Multiple Intelligences. New York: Tarcher Perigee.

Aulia, S. M., Nurwani, & Purnomo, T. W. (2024). Pembelajaran Tari Melayu Serdang Berbasis Model Sinektik Sebagai Stimulus Berpikir Kreatif. Gesture: Jurnal Seni Tari, 13(2), 294-312.

Bussu, A., & Mangiarulo, M. (2024). Playing music together: Exploring the impact of a classical music ensemble on adolescent’s life skills self-perception. Plos One, 19(7).

Cho, E. (2021). The relationship between small music ensemble experience and empathy skill: A survey study.Psychology of Music, 3, 600-614.

Clark, R. E. (2024). Developing and nurturing interpersonal communication skills through the self-directed music ensemble. Manhattan: Kansas State University.

Gardner, H. (1983). Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. . New York: Basic Books.

Muti’ah, U. N., Makin, & Yuliatun. (2023). Have Teachers Conducted Collaborative Assessment In Elementary Schools. The 2nd International Conference on Education Innovation and Social Science. 2023

Nugrohoa, M. A., Florentinusa, T. S., & Lestaria, W. (2020). Pengembangan Instrumen Penilaian Materi Musik Ansambel Berbasis Android bagi Siswa SMP. Seminar Nasional Pascasarjana 2020. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Shuguang, S., & Qiufang, W. (2018). Teacher-student collaborative assessment (TSCA) in integrated language classrooms. Indonesian

Journal of Applied Linguistics, 8(2), 369-379.

Steven, K., Hartono, & Saearani, M. F. (2024). Paradigma dan Isu dalam Pendidikan Seni: Strategi Untuk Pengembangan Pendekatan yang Relevan dan Berkelanjutan. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(3), 3833-3846.

Sugiyono. (2017). Quantitative Research Methods, Qualitative and R & D. Bandung: Alfabeta.

Suprayitno, Wiryanto, Fauziddin, M., & Julianto. (2023). Inovasi Guru dalam Pembelajaran Seni Musik untuk Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3117-3126.

Taufiqulloh, Fadhly, F. Z., & Rosdiana, I. (2024). Effects of Collaborative Assessment on Undergraduate Students’ Writing Performance. Studies in English Language and Education, 11(3), 1574-1595.

Váradi, J. (2022). A Review of the Literature on the Relationship of Music Education to the Development of Socio-Emotional Learning. Sage Journals, 12(1). doi:https://doi.org/10.1177/21582440211068501

Downloads

Published

2026-06-30 — Updated on 2026-07-01

Versions