PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MOTORIK ANAK DALAM FESTIVAL DOLANAN ANAK DI DESA WIROKERTEN

Authors

  • Biwara Nala Seta Universitas Ahmad Dahlan
  • Aprida Agung Priambadha Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.24114/js.v10i1.68342

Abstract

  Abstract: This study aims to examine the implementation of the Festival Dolanan Anak in Wirokerten Village and its contribution to the development of children's motor skills. The festival presents a variety of traditional games designed not only as entertainment but also as educational tools to train physical movements, foster teamwork, and rekindle children's interest in traditional play. A qualitative approach was employed through participatory observation, interviews, and documentation involving 15 children aged 8–12 years, elementary school teachers, and festival organizers. The findings indicate that traditional games such as bakiak, jump rope, stilts, marbles, and congklak have a positive impact on children’s motor skill development. Each game provides specific contributions: bakiak enhances strength and teamwork, jump rope develops agility and endurance, stilts develop balance, while congklak and marbles improve hand-eye coordination and concentration. Beyond physical aspects, the festival also reduced children’s dependence on gadgets, encouraged active participation, and strengthened social interactions among participants. These results highlight that the Festival Dolanan Anak is not only an entertainment event but also an effective educational and recreational medium for supporting motor skill development and fostering children’s character through values of togetherness, cooperation, and sportsmanship. This study is expected to serve as a useful reference for elementary school teachers and stakeholders in integrating traditional games into both classroom learning and community-based activities for children, thereby contributing to cultural preservation and enhancing children’s overall development.  Keyword: Children's Play Festival, Children's Motor Skills Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Festival Dolanan Anak di Desa Wirokerten serta kontribusinya dalam mengembangkan keterampilan motorik anak. Festival ini menghadirkan berbagai permainan tradisional yang dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukatif untuk melatih gerak tubuh, membangun kerja sama, serta menumbuhkan kembali minat anak terhadap permainan tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan 15 anak berusia 8–12 tahun, guru sekolah dasar, serta penyelenggara festival. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional yang dimainkan, seperti bakiak, lompat tali, egrang, kelereng, dan congklak, memberikan dampak positif pada keterampilan motorik anak. Setiap jenis permainan memiliki kontribusi berbeda: bakiak melatih kekuatan dan kerja sama, lompat tali mengembangkan kelincahan dan daya tahan, egrang menstimulasi keseimbangan, sementara congklak dan kelereng meningkatkan koordinasi tangan-mata serta konsentrasi. Selain aspek fisik, festival juga berperan dalam mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai, mendorong keterlibatan aktif, dan memperkuat interaksi sosial di antara peserta. Temuan ini menegaskan bahwa Festival Dolanan Anak efektif sebagai media edukatif dan rekreatif untuk mendukung perkembangan keterampilan motorik, sekaligus membangun karakter anak melalui nilai kebersamaan, kerja sama, dan sportivitas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru sekolah dasar maupun pihak terkait untuk mengintegrasikan permainan tradisional ke dalam pembelajaran serta kegiatan komunitas anak sebagai upaya pelestarian budaya dan peningkatan kualitas perkembangan anak. Kata Kunci: Festival Dolanan Anak, Motorik Anak

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Biwara Nala Seta, & Agung Priambadha , A. (2025). PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MOTORIK ANAK DALAM FESTIVAL DOLANAN ANAK DI DESA WIROKERTEN. JS (JURNAL SEKOLAH), 10(1), 169–179. https://doi.org/10.24114/js.v10i1.68342