TINGKAT KEBUGARAN KARDIORESPIRASI MAHASISWA PJKR INSTITUT KEGURUAN DAN TEKNOLOGI
DOI:
https://doi.org/10.24114/053t8622Abstract
Tujuan dasar dari kajian ini adalah untuk untuk memperoleh gambaran mengenai kebugaran kardiorespirasi mahasiswa PJKR angkatan 2025 Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) berdasarkan hasil pengukuran menggunakan 20-Meter Shuttle Run Test. Pendekatan penelitiannya adalah kuantitatif dengan desain deskriptif analitis. Subyek penelitiannya adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) angkatan 2025 yang berjumlah 37 mahasiswa dan semuanya dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian menggunakan 20-Meter Shuttle Run Test (20mSRT) untuk mengukur kebugaran kardiorespirasi. Perhitungan kalkulasi tes menggunakan Beep Test VO₂Mac Calculator. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Selanjutnya, hasil pengukuran diinterpretasikan berdasarkan norma kebugaran kardiorespirasi (Norma Tes Cooper). Kajian ini mengungkapkan bahwa terkait kebugaran kardiorespirasi mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) angkatan 2025 menunjukkan bahwa tingkat kebugaran kardiorespirasi paling banyak berada pada kategori Fair yaitu sebanyak 19 mahasiswa dengan persentase sebesar 51,35%. Jika dipetakan sesuai dengan jenis kelamin, maka data juga menunjukkan bahwa paling banyak tingkat kebugaran kardiorespirasi mahasiswa PJKR baik putra dan putri berada pada kategori Fair (Putra sebanyak 13 orang (41,94%) dan Putri sebanyak 6 orang (100%)).
Kata kunci: Kebugaran Kardiorespirasi; 20-Meter Shuttle Run Test; Beep Test VO₂Mac




