HUBUNGAN KECUKUPAN ASUPAN ZAT GIZI, INTENSITAS LATIHAN, DAN KUALITAS TIDUR TERHADAP KEBUGARAN PADA ATLET PENCAK SILAT

Authors

  • dinar_rohadatul_safitri - UIN Walisongo Semarang
  • Angga Hardiansyah
  • Moh Arifin

DOI:

https://doi.org/10.24114/pr9znh82

Abstract

Terdapat beberapa hal yang digadang-gadangkan dapat memberikan pengaruh positif terhadap kebugaran atlet diantaranya asupan zat gizi, intensitas Latihan dan kualitas tidur. Hal ini mendorong peneliti untuk mengkaji lebih lanjut mengenai hubungan kecukupan asupan zat gizi, intensitas latihan, dan kualitas tidur terhadap kebugaran pada atlet pencak silat. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh yang diberikan dari kecukupan asupan zat gizi, intensitas latihan, dan kualitas tidur terhadap kebugaran pada atlet pencak silat. Metode penelitian yang digunakan ialah cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 24 atlet yang dipilih melalui teori total sampling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara 3x24 jam dietary recall pada aspek kecukupan gizi, denyut nadi maksimal pada aspek intensitas latiham, Pittsburgh Sleep Quality Index pada aspek kualitas tidur dan Bleep test pada aspek kebugaran. Kemudian, pengujian hipotesis dilakukan melalui uji korelasi gamma dan uji regresi logistic ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecukupan asupan karbohidrat dominan memiliki pengaruh terhadap kebugaran sebesar 1,78 kali, dibandingkan dengan kualitas tidur yang berpengaruh sebesar 1,48 kali terhadap kebugaran. Dengan ini maka diketahui bahwa variable kecukupan asupan karbohidrat memberikan pengaruh pada kebugaran atlet pencak silat yang paling mempengaruhi.

 

Kata Kunci: Asupan Zat Gizi, Intensitas Latihan,  Kebugaran atlet, Kualitas Tidur, Pencak silat.

 

Author Biographies

  • Angga Hardiansyah

    Dosen, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, UIN Walisongo Semarang

  • Moh Arifin

    Dosen, Faultas Psikologi dan Kesehatan, UIN Walisongo Semarang

References

Published

2026-05-29