MENINGKATKAN SIKAP EMPATI TERHADAP TEMAN YANG MENGALAMI KESULITAN BELAJAR MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK DISKUSI KELAS XI DI SMA N 1 BALIGE T.A 2013/2014

Epi Sariaty Pangaribuan, Prof. Dr. Sri Milfayetty M.S. S.Psi

Abstract


Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pemberian layanan bimbingan kelompok ini teknik diskusi dapat meningkatkan sikap empati terhadap teman yang mengalami kesulitan dalam belajar kelas XI IPA-1 SMA N 1 Balige T.A 2013/2014. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini, peneliti melakukan pengumpulan data melalui observasi dan angket. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) yang terdiri dari 2 siklus, siklus I dan siklus II masing-masing memiliki 3 kali pertemuan. Pada setiap siklus peneliti melakukan penilaian segera (Laiseg) dan penyebaran angket. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan sikap empati terhadap teman yang kesulitan dalam belajar melalui bimbingan kelompok pada kelas XI IPA-1 SMA N 1 Balige T.A 2013/2014.

Berdasarkan hasil analisis angket sebelum diberikan tindakan, diperoleh 6  orang siswa dengan 3 orang siswa yang memiliki sikap empati siswa yang kurang, 2 orang siswa memiliki sikap empati siswa yang sedang, 1 orang siswa yang cukup memiliki sikap empati terhadap teman yang mengalami kesulitan dalam belajar. Sehingga persentase awal dalam 1 kelompok adalah 16.6 %. Dari hasil analisis data pada siklus I setelah diberikan tindakan diperoleh 3 orang siswa yang mengalami peningkatan dalam sikap empati siswa terhadap teman sehingga persentase keberhasilan menjadi 50 %.  Hal ini dilihat dari hasil analisis angket, laiseg, laijapen. Pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan pada sikap empati siswa  terhadap teman yaitu 83.3 % karena diperoleh 5 orang siswa yang mengalami peningkatan. Walaupun masih ada 1 orang siswa (16.7 %) yang dikategorikan ‘cukup’, namun tingkat keberhasilan layanan sudah memenuhi target yakni 75%.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bimbingan kelompok dapat meningkatkan sikap empati terhadap teman yang mengalami kesulitan dalam belajar. Maka peneliti menyarankan guru bimbingan dan konseling dapat menggunakan bimbingan kelompok teknik diskusi sebagai alternatif yang tepat menangani permasalahan siswa khususnya meningkatkan sikap empati terhadap teman yang mengalami kesulitan dalam belajar pada siswa kelas XI IPA-1 SMA N 1 Balige T.A 2013/2014.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24114/konseling.v6i1.5586

Article Metrics

Abstract view : 611 times
PDF - 30 times

Copyright (c) 2015 Epi Sariaty Pangaribuan, Prof. Dr. Sri Milfayetty M.S. S.Psi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.