PENGARUH HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING (HIIT) TERHADAP VO2 MAX
DOI:
https://doi.org/10.24114/77vr9f70Abstract
Taekwondo kategori kyorugi menuntut daya tahan kardiorespirasi tinggi agar atlet mampu mempertahankan performa hingga ronde akhir. Namun, hasil observasi menunjukkan VO₂ Max atlet di MIMAC Pematangsiantar masih rendah, ditandai dengan penurunan performa pada ronde akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh High Intensity Interval Training (HIIT) terhadap peningkatan VO₂ Max atlet kyorugi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 6 atlet yang terdiri dari 2 perempuan dan 4 laki-laki. Pengukuran VO₂ Max dilakukan menggunakan Multistage Fitness Test (MFT), sedangkan program latihan HIIT diberikan selama 12 pertemuan. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata VO₂ Max meningkat dari 27,26 ml/kg/menit pada pretest menjadi 30,43 ml/kg/menit pada posttest dengan peningkatan sebesar 3,16 ml/kg/menit. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan HIIT terhadap peningkatan VO₂ Max. Disimpulkan bahwa latihan HIIT efektif dalam meningkatkan kapasitas daya tahan kardiorespirasi atlet kyorugi taekwondo.
Kata kunci : HIIT, VO₂ Max, taekwondo, kyorugi, daya tahan kardiorespirasi




