PERAN GENDER TERHADAP RESILIENSI SISWA SMA DI KOTA PONTIANAK

Authors

  • Zulfa Rahmadhani Universitas Muhammadiyah Pontianak
  • Nur Kur’ani
  • Risna Hayati Universitas Muhammadiyah Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.24114/psikologikonseling.v17i2.69421

Keywords:

Gender, Resiliensi, Siswa

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana siswa SMA pria dan wanita yang tangguh di Kota Pontianak berbeda satu sama lain. Kemampuan seseorang untuk menyesuaikan diri, mengatasi stres, dan bangkit kembali dari situasi yang sulit atau negatif dikenal sebagai ketahanan. Karena pria dan wanita diharapkan untuk memenuhi peran sosial, nilai-nilai budaya, dan harapan masyarakat yang berbeda, dihipotesiskan bahwa kesenjangan gender memengaruhi bagaimana orang mengembangkan ketahanan. 56 peserta 21 siswa pria dan 35 siswa wanita dipilih melalui pemilihan acak klaster untuk metodologi perbandingan kuantitatif penelitian ini. Skala ketahanan yang telah menjalani uji validitas dan reliabilitas (α = 0,802) digunakan untuk mengumpulkan data. Statistik deskriptif, Uji-T Sampel Independen, uji homogenitas Levene, dan uji normalitas Shapiro-Wilk semuanya digunakan dalam analisis data. Menurut temuan tersebut, data homogen dan terdistribusi secara teratur (Uji Levene Sig. = 0,571 > 0,05). Hasil uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam tingkat resiliensi siswa laki-laki dan perempuan, dengan Sig. (2-tailed) = 0,012 < 0,05. Skor rata-rata siswa laki-laki lebih tinggi (M = 65,29) dibandingkan dengan siswa perempuan (M = 61,17). Berdasarkan hasil ini, siswa laki-laki lebih mungkin untuk bersikap fleksibel dan resiliensi saat berada di bawah tekanan dibandingkan siswa perempuan. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa gender, yang dipengaruhi oleh konstruksi sosial dan budaya di lingkungan mereka, merupakan faktor signifikan dalam menentukan resiliensi remaja.

Author Biography

Nur Kur’ani

Universitas Muhammadiyah Pontianak

References

Bonano, G. A., Galea. S., Bucciarelli, A., & Vlahov, D. (2007). What predicts psychological resilience after disaster? The role of demographics, resource, and life stress. Journal of Consulting and Clinical Psychological, 75(1), 671-682.

Estrada, J., & Galliher, R. V. (2023). Moderating effects of school ethnic composition of acculturative stress and academic outcomes in latinx youth. Journal of Research on Adolescence, 33(2), 376-388.

Haryanti, D., Pamela, E. M. and Susanti, Y. (2016) ‘Perkembangan Mental Emosional Remaja Di Panti Asuhan’, Jurnal Keperawatan Jiwa, 4(2), pp. 97–104.

Losoi, H., Turunen, S., Waljas, M., Ohman, J., Julkunen, J. & Rosti-Otajarvi, E. (2013). Psychometric properties of the finnish version of the resilience scale and its short version. Psychology, Community & Health. 2(1), 1-10.

Marta, L., Kendhawati, L., & Moeliono, M. F. (2023). Adolescent Resilience Reviewed by Gender Resiliensi Remaja Ditinjau Berdasarkan Jenis Kelamin. Jurnal Imiah Psikologi, 11(3), 371-376.

Masten, A. S. (2018). Ordinary Magic: Resilience in Development. New York: Guilford Press. (kajian pustaka resiliensi)

Puspitaningrum, N. P.P., & Pudjiati, S. R. R. (2021). Peran resource dan vulnerability index of resilience terhadap distres psikologis remaja saat pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 9(2), 159-163. https://doi.org/10.22219/jipt.v9i2.14265

Ruswahyuningsih, M. C., & Afiatin, T. (2015). Resiliensi pada Remaja Jawa. Gadjah Mada Journal of Psychology, 1(2), 96–105.

Santrock. (2003). Life-Span Development: Perkembangan Masa Hidup. In Erlangga. https://doi.org/10.1109/ciced.2018.8592188

Smith, C., & Collins, H. (2021). Resilience in Adolescents: Mechanisms and Influences of Contextual Factors. Journal of Youth and Adolescence, 50(4), 678-691. (kajian pustaka fresiliensi)

WHO. (2021, November 7). Mental health of adolescents. https://www.who.int/news-room/factsheets/detail/adolescentmental-healt

Wolf, M. F., Childers, J., Gray, K. D., Chivily, C., Glenn, M., Jones, L., ... & Greenberg, R. G. (2020). Exchange transfusion safety and outcomes in neonatal hyperbilirubinemia. Journal of Perinatology, 40(10), 1506-1512

Downloads

Published

2025-10-01

How to Cite

Rahmadhani, Z., Kur’ani, N., & Hayati , R. (2025). PERAN GENDER TERHADAP RESILIENSI SISWA SMA DI KOTA PONTIANAK. PSIKOLOGI KONSELING, 17(2), 162–168. https://doi.org/10.24114/psikologikonseling.v17i2.69421