Kecerdasan Emosional Perempuan: Pemahaman, Pengelolaan, dan Ekspresi Emosi Sebagai Kunci Keseimbangan Diri dan Relasi Sosial

Authors

  • Nurselly Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Sugeng Sejati Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Betry Afrin Siska Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Ami Kurnia Melinsi Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Riska Yulandari Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan aspek penting dalam membentuk keseimbangan diri dan keharmonisan relasi sosial, terutama bagi perempuan yang memiliki tingkat kepekaan emosional tinggi serta memegang banyak peran dalam kehidupan sosial dan keluarga. Fenomena ini menunjukkan bahwa kemampuan perempuan dalam memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosi tidak hanya berkaitan dengan aspek psikologis, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor biologis, sosial, budaya, dan spiritual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran kecerdasan emosional perempuan dalam menjaga stabilitas psikologis dan membangun relasi sosial yang sehat. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis dan interpretative. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan dengan kecerdasan emosional tinggi cenderung memiliki keseimbangan diri yang lebih stabil, mampu beradaptasi terhadap tekanan sosial, serta menunjukkan empati dan kepekaan sosial yang mendukung keharmonisan lingkungan. Selain itu, spiritualitas berperan penting sebagai dasar pengelolaan emosi yang bijak, menjadikan perempuan tidak hanya cerdas secara emosional, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. Artikel ini menegaskan bahwa kecerdasan emosional perempuan merupakan kunci dalam menciptakan keseimbangan batin, relasi sosial yang harmonis, serta kontribusi positif terhadap kesejahteraan psikologis dan sosial masyarakat.

References

Abdurrahman. (2024). Metode penelitian kepustakaan dalam pendidikan Islam. Adabuna: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran, 3(2).

Agustiari, N. P. N., & Darma, G. S. (2022). Work-Family Conflict Guru Perempuan di Tengah Adat dan Budaya Bali. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 15(3), 205-217. https://doi.org/10.24156/jikk.2022.15.3.205

Aniela, C., & Soetikno, N. (2024). Peran regulasi emosi dalam memprediksi efikasi diri pada warga binaan pemasyarakatan perempuan. Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI), 6(2), 122-133.

Astuti, W. (2022). Regulasi emosi dan interaksi sosial pada mahasiswa penikmat drama Korea. Jurnal Psikologi Terapan (JPT), 5(2), 82-94.

Bar-On, R. (2006). The Bar-On model of emotional-social intelligence. Psicothema.

Cahyaningrum, A. H. (2024). Hubungan kecerdasan emosi dan resiliensi wanita dewasa awal pasca kematian pasangan. [Unpublished manuscript/repository].

Chintya, R., & Sit, M. (2024). Analisis teori Daniel Goleman dalam perkembangan kecerdasan emosi anak usia dini: Analysis of Daniel Goleman’s Theory in the Development of Emotional Intelligence in Early Childhood. Absorbent Mind, 4(1), 159-168.

Dewi, L. C., Sumada, I. M., & Dewi, N. D. U. (2024). Pengaruh Work Family Conflict, Kecerdasan Emosional, Stres Kerja Terhadap Kinerja PNS Perempuan di Kantor Camat Kuta Selatan Kabupaten Badung. Jurnal Ilmiah Global Education, 5(3), 1892-1898. https://doi.org/10.55681/jige.v5i3.2960

El Faisal, A. I., & Wati, N. W. (2023). Perbedaan kecerdasan emosional ditinjau dari remaja laki-laki dan remaja perempuan di SMAN 1 Kampar Timur. Jurnal Fokus Konseling, 9(1).

Fitri, A. R., & Ikhwanisifa, I. (2024). Regulasi Emosi pada Mahasiswa Melayu. Jurnal Psikologi.

Hasmarlin, H., & Hirmaningsih, H. (2023). Regulasi Emosi Pada Remaja Laki-Laki dan Perempuan. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender.

Hasna, S. N. (2025). Silent treatment sebagai bentuk ekspresi emosi marah pada perempuan dewasa awal. Character: Jurnal Penelitian Psikologi.

Jaya, G. P., Warsah, I., & Istan, M. (2023). Kiat penelitian dengan model pendekatan telaah kepustakaan. Tik Ilmeu: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 7(1).

Khalillah, Y. A. (2025). Hubungan kecerdasan emosional dengan interaksi sosial. HRJI.

Laili, A. N. (2024). Gambaran manajemen emosi marah siswa kelas VII di … Jurnal Fokus Konseling.

Lubis, F. M., Suwahono, J., Jasiah, & Rais, R. (2024). Pengaruh kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional dan pengelolaan konflik terhadap stres kerja guru di Madrasah. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK).

Mirza, R., Hutagalung, M. U., Silalahi, L., Petrisely, W., Elvinawanty, R., & Hafni, M. (2024). Resiliensi Ditinjau Dari Regulasi Emosi Pada Mahasiswa Perantauan. Jurnal Diversita, 10(1), 143–155. https://doi.org/10.31289/diversita.v10i1.9040

Mukhlisa, P., Yohenda, S., Yanti, U., & Yarni, L. (2024). Kecerdasan Emosional/Emotional Intelligence (EQ). Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora, 2(1), 115-127.

Nasution, F., Cahya, S. A., Khairuzzakiah, H., Barus, V. A., & Syahputra, M. R. (2024). Peran Kecerdasan Emosi dalam Menghadapi Tantangan Peran Ganda pada Wanita Dewasa Awal. EDU SOCIETY: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Nasution, J. A., Bahri, S., Khairiah, & Mulianandar, M. (2023). Kematangan Emosi Perempuan Menikah Muda: kematangan emosi. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(01), 427–436. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i01.5009

New Paradigm Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research) di Perguruan Tinggi. (2024). An-Nuur.

Sembiring, B. B., Fazhart, M. A., Nainggolan, C., Mirza, R., Putra, A. I., & Nurhayani, N. (2024). Emosi dan proses regulasi emosi: studi kualitatif pada perempuan yang memutuskan menikah di usia remaja. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi dan Kesehatan (J-P3K), 5(1), 50-60.

Syahputra, M. R., & Affandi, G. R. (2024). Efek mediator regulasi emosi terhadap kesepian dengan subjective well‐being lansia perempuan. Psycho Idea.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Nurselly, Sejati, S., Siska, B. A., Melinsi, A. K., & Yulandari, R. (2025). Kecerdasan Emosional Perempuan: Pemahaman, Pengelolaan, dan Ekspresi Emosi Sebagai Kunci Keseimbangan Diri dan Relasi Sosial . PSIKOLOGI KONSELING, 19(2), 102–116. Retrieved from https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/Konseling/article/view/70791