PERAN PEMBELAJARAN PAK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DAN KEMATANGAN EMOSI REMAJA KRISTEN DI ERA DIGITAL: KAJIAN LITERATUR
DOI:
https://doi.org/10.24114/v1167883Keywords:
Pendidikan Agama Kristen, karakter, Kematangan Emosi, Remaja, Era DigitalAbstract
Masa remaja merupakan fase perkembangan yang rentan secara psikologis, ditandai dengan gejolak emosi yang belum stabil dan pencarian identitas diri yang intensif. Di era digital yang terus berkembang, remaja Kristen menghadapi tantangan tambahan berupa paparan media sosial, konten negatif, dan krisis identitas yang semakin kompleks. Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) diyakini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sekaligus mendorong kematangan emosi remaja Kristen di tengah arus digitalisasi ini. Kajian literatur ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pembelajaran PAK terhadap dua aspek tersebut berdasarkan penelitian-penelitian yang diterbitkan dalam kurun waktu 2020 hingga 2024. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dengan menelaah artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran PAK berkontribusi signifikan dalam internalisasi nilai-nilai Kristiani seperti kasih, kejujuran, tanggung jawab, dan penguasaan diri yang menjadi fondasi karakter remaja. Selain itu, PAK juga terbukti mendukung kematangan emosi remaja melalui pembentukan regulasi diri berbasis iman, penguatan kesehatan mental rohani, serta pengembangan kecerdasan emosional yang berakar pada spiritualitas Kristen. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pendekatan pembelajaran PAK yang kontekstual, integratif, dan berpusat pada pengembangan whole-person remaja Kristen.
References
Angel, G., Lebang, T. R., Miranda, G., Pondi’, M., & Banna’, H. (2024). Pengembangan model bimbingan konseling Kristen untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa. Adiba: Journal of Education, 4(3), 442–452.
Dami, F. J., & Tari, E. (2024). Guru Pendidikan Agama Kristen yang profesional dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik. Jurnal Pendidikan & Pengajaran (JUPE 2), 2(1), 166–184. https://doi.org/10.54832/jupe2.v2i1.259
Damanik, F. H. S. (2024). Peran bimbingan konseling pada sekolah ramah anak dalam memberikan dukungan emosional di sekolah menengah atas. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(2), 2433–2442.
Gultom, R., dkk. (2024). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter remaja madya. Jurnal Trust Pentakosta, 1(1).
Kasingku, J. D., & Woy, J. T. L. (2024). Dukungan pendidikan agama Kristen dan gereja dalam menjaga kesehatan mental remaja. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 10(3), 766–774.
Koehuan, N. A., & Priyatna, N. (2024). Tantangan pendidikan Kristen dalam membantu para remaja Kristen menghadapi krisis identitas di era digital. Jurnal Silih Asah, 1(2), 209–222.
Lalumba, H. (2024). Peran konseling pastoral dalam mendukung kesehatan mental remaja umur 10–18 tahun. Coram Mundo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 6(1), 127–132. https://doi.org/10.55606/corammundo.v6i1.289
Manullang, M., & Saragih, O. (2024). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam mengembangkan spiritualitas remaja Kristen. Jurnal Trust Pentakosta, 1(1).
Miller, J. K., & Tan, E. (2024). Narrating emotions: How biblical stories shape adolescent emotional literacy and help-seeking behaviors. Christian Counseling Quarterly, 41(1), 88–105.
Novianti, D. (2023). Isu kesehatan mental (mental health) dan peranan pelayanan konseling pastoral Kristen. Jurnal Kadesi, 5(1), 137–162. https://doi.org/10.54765/ejurnalkadesi.v5i1.59
Nuhamara, D. (2008). Pendidikan Agama Kristen remaja. IKAPI Jabar.
Defwanti, E. (2023). Pengaruh cyberbullying terhadap depresi pada remaja di SMKN 2 Medan. Universitas Islam Sumatera Utara.
Harahap, N., Galib, A., Yasmin, R., Pasya, N., Pratama, H. M., Fathurrahman, F., & Irhamna, I. (2024). Pengaruh media sosial terhadap perilaku komunikasi remaja di era digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 29841–29848.
I-NAMHS. (2022). Indonesia-National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS): Fact Sheet. Universitas Gadjah Mada, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan University of Queensland dan Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health.
Taib, Z., Septriawan, R., & Rozi, F. (2024). Media sosial berpengaruh pada perubahan perilaku sosial remaja Kota Medan di era digital. Jurnal Multidisiplin Sosial dan Humaniora, 1(2), 84–102.
Sigalingging, & Raranta. (2022). Peran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam keluarga terhadap pembentukan mental, spiritual, dan karakter anak. Jurnal Pendidikan Agama Kristen.
Sihombing, C. S., dkk. (2024). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam pembentukan karakter dan etika berbasis nilai-nilai Kristen. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik, 2(1).
Telaumbanua, P., Gea, A. A., Simanjuntak, E., & Rohi, A. (2024). Kontribusi guru Pendidikan Agama Kristen dalam mempersiapkan mental health remaja menuju bonus demografi di tahun 2045. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 156–160. https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.774
Widiyaningtyas, E., & Maranatha, S. (2023). Implementasi Matius 28:18-20 dalam Pendidikan Agama Kristen menggunakan strategi pembelajaran berbasis masalah bagi remaja. Inculco Journal of Christian Education, 3(1). https://doi.org/10.59404/ijce.v3i1.138
Winditya, H., dkk. (2023). Pendidikan Agama Kristen dalam pembentukan karakter siswa melalui model pembelajaran blended learning. Inculco Journal of Christian Education, 3(3).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Boimin Sirait, Albert Pauli Sirait

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

