PROBLEMATIKA PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR DITINJAU DARI CARA MENGAJAR GURU
DOI:
https://doi.org/10.24114/jmpsd.v2i3.72191Kata Kunci:
pemahaman konsep, matematika, strategi mengajarAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji problematika pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar ditinjau dari cara mengajar guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas III dan guru mata pelajaran Matematika di SD UPT Negeri 060866 Medan Timur. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman konsep matematika siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling berkaitan. Dari sisi siswa, permasalahan meliputi rendahnya motivasi belajar, anggapan bahwa matematika merupakan mata pelajaran yang sulit, kesulitan mengaitkan konsep matematika dengan kehidupan sehari-hari, serta keterbatasan kemampuan berpikir abstrak. Sementara itu, dari sisi guru, pembelajaran matematika masih didominasi oleh metode konvensional, penggunaan media pembelajaran dan alat peraga yang terbatas, strategi pembelajaran yang monoton, serta penggunaan bahasa atau istilah yang kurang sesuai dengan perkembangan kognitif siswa. Selain itu, guru juga jarang memberikan umpan balik atau penjelasan terhadap kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa sangat dipengaruhi oleh strategi mengajar guru. Oleh karena itu, diperlukan penerapan pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika di sekolah dasar.Referensi
Fadillah, S., Wahyudi, W., & Nurhayati, N. (2018). Pemanfaatan alat peraga dalam pembelajaran matematika dan IPA bagi guru SD/SMP di Desa Tanjung Saleh. GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 95–103.
Hadi, S. (2012). Perbedaan penerapan model pembelajaran dan pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa. Jakarta: Bumi Aksara.
Hudojo, H. (1990). Strategi belajar mengajar matematika. Malang: IKIP Malang.
Prameswara, A. Y. (2023). Upaya meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IV SDK Wignya Mandala melalui pembelajaran kooperatif. SAPA: Jurnal Kateketik dan Pastoral, 8(1), 1–9.
Sayidah, N. (2018). Metodologi penelitian disertai dengan contoh penerapannya dalam penelitian. Sidoarjo: Zifatama Jawara.
Siregar, N. (2018). Belajar dan pembelajaran. Medan: Universitas HKBP Nommensen Press.
Susanti, S., Aminah, F., Assa’idah, I. M., Aulia, M. W., & Angelika, T. (2024). Dampak negatif metode pengajaran monoton terhadap motivasi belajar siswa. Pedagogik: Jurnal Pendidikan dan Riset, 2(2), 86–93.
Wicaksono, L. (2016). Bahasa dalam komunikasi pembelajaran. Jurnal Pembelajaran Prospektif, 1(2), 1–10.
Wulandari, P. D. (2019). Meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar melalui pembelajaran dengan pendekatan problem posing. Jurnal Pendidikan Matematika, 13(2), 85–94.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Reginata Thesalonika Sembiring, Agnes Veronika Br Tarigan, Adela Siregar, Elvi Mailani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: (1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC-BY-SA) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal; (2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal; (3) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website), as it can lead to productive exchanges, as well greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




























