Analisis Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Bangun Geometri melalui Model Kontekstual di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.24114/jmpsd.v2i4.72195Abstract
Penelitian ini dilakukan karena keterbatasan penelitian terkait integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran geometri di sekolah dasar, meskipun pendekatan ini memiliki dampak signifikan terhadap pemahaman konsep dan pelestarian budaya lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana integrasi kearifan lokal dapat diterapkan dalam pembelajaran bangun geometri melalui model pembelajaran kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur yang relevan dan dianalisis melalui sintesis tematik terhadap konsep, pola, dan strategi pembelajaran. Temuan menunjukkan bahwa integrasi unsur budaya lokal, seperti bangunan tradisional, motif kain, permainan, hingga tradisi masyarakat, mengandung konsep geometris yang dapat dijadikan media pembelajaran kontekstual. Penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis budaya lokal terbukti meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, serta memperkuat hubungan antara materi abstrak dengan pengalaman nyata mereka. Studi ini menyimpulkan bahwa penggabungan nilai-nilai budaya ke dalam pembelajaran geometri tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar dan mendukung pelestarian budaya. Implikasinya mencakup kontribusi teoritis pada pengembangan pendekatan etnomatematika dan rekomendasi praktis bagi guru untuk merancang pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal. Penelitian ini juga membuka peluang kajian lanjutan mengenai pengembangan modul ajar atau media berbasis kearifan lokal di berbagai daerah Indonesia.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 yosephine yosephine

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







