PERAN COOPERATIVE LEARNING DALAM MENDUKUNG PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.24114/jmpsd.v2i6.72297Kata Kunci:
Anak Berkebutuhan Khusus, Pendidikan Terpadu, Pembelajaran KolaboratifAbstrak
Pendidikan inklusif bertujuan untuk memastikan bahwa semua siswa, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar di lingkungan kelas normal. Namun, masih ada beberapa tantangan yang harus diatasi dalam mengimplementasikannya di tingkat pendidikan dasar. Yang paling penting adalah strategi pembelajaran yang dapat mengakomodasi karakteristik siswa yang beragam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi peran pembelajaran kolaboratif dalam mendukung pendidikan inklusif di sekolah dasar, khususnya dalam hal meningkatkan hasil belajar dan interaksi sosial siswa. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dari buku, jurnal ilmiah, dan sumber akademik relevan mengenai pendidikan inklusif dan strategi Cooperative Learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Cooperative Learning seperti Jigsaw, Two Stay Two Stray (TSTS), STAD, dan Think-Pair Share efektif dalam meningkatkan partisipasi, kerja sama, dan interaksi sosial positif di kelas inklusif. Pembelajaran Kooperatif tetap menjadi pendekatan yang relevan dan efektif jika didukung oleh perencanaan yang tepat dan kemampuan guru. Namun, ada masalah seperti kurangnya waktu belajar dan kesiapan guru untuk mengelola kelas. Oleh karena itu, Cooperative Learning dapat dianggap sebagai strategi yang bermanfaat untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, kolaboratif, dan adil di sekolah dasar.Referensi
Yuwono, I., & Mirnawati. (2021). Strategi Pembelajaran Kreatif dalam Pendidikan Inklusi di Jenjang Sekola. Jurnal Basidecu, 5(4), 2015-2020. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1108
Suherti, P. (2019). Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) di Sekolah Inklusi. JASSI_Anakku, 10(1), 42-50.
Hasanah, Z. & Himami, A.S. (2021). MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM MENUMBUHKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA. IRSYADUNA: Jurnal Studi Kemahasiswaan, 1(1), 1-13.
Anitra, R. (2021). Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia , 6(1), 8-12.
Ali, I. (2021). Pembelajaran Kooperatif (Cooperative learning) Dalam Pengajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Mubtadiin, 7(1), 247-264.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.Retrieved from: https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/92471413/6153-libre
Putri, R.N., Rasmitadila., & Hamamy, F. (2025). Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Type Two Stay Two Stray (TSTS) Pada Kelas Inklusif Di SDN 1 Purwasari. Karimah Tauhid, 4(8), 6433-6442.
Maghfirah, A.Z., Fadila, N., Fadiyah, G., et al. (2025). MODEL PEMBELAJARAN MODEL JIGSAW: MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS KOLABORASI. Contemporary Education Review, 1(2), 11-21. https://doi.org/10.69875/cer.v1i2.348
Hawa, M., Rahmawati, O.I., Johanes, S.N., & Zahra, K. (2025). Strategi Cooperative LearningPada Pembelajaran Menulis Puisi untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Di Kelas Inklusif. GHÂNCARAN: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA, 953-964. DOI10.19105/ghancaran.vi.21636
Damayanti, A. P., Yuliejantiningsih, Y., & Maulia, D. (2021). Interaksi Sosial Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 5(2), 163-167.
Judijanto, L. (2025). Strategi pendidikan inklusif: Studi literatur tentang upaya mengatasi kesenjangan pendidikan di berbagai negara. Pendekatan Inklusif, 11, 10–25.
Sari,A.A., Rossey,Y., Najib,W., iswa,K., & Kognitif,H.B. (2024). PENGGUNAAN MODEL KOOPERATIF TGT. 7,13815–13822
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nabilla Nur Shifa

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: (1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC-BY-SA) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal; (2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal; (3) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website), as it can lead to productive exchanges, as well greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



































