PENGEMBANGAN MEDIA STORY BOOK BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA TEMA 3 SUBTEMA 2 KELAS III SD
DOI:
https://doi.org/10.24114/jmpsd.v1i1.51214Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran story book yang layak, praktis dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model 4D. Subjek dalam penelitian ini adalah ahli materi, ahli media, guru, dan siswa kelas III SDN 101776 Sampali yang berjumlah 18 orang. Objek dalam penelitian ini adalah media story book. Instrumen mengumpulkan data yaitu angket observasi, wawancara guru, angket validasi materi dan media, angket kepraktisan media oleh praktisi pendidikan, angket respon siswa dan tes pilihan berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kelayakan produk media pembelajaran story book berdasarkan penlaian ahli materi dan media memperoleh persentase rata-rata sebesar 88,33% dan 92,5% dengan kategori sangat layak. (2) kepraktisan media pembelajaran berdasarkan hasil penilaian guru 91,6% tergolong sangat praktis dan skor kepraktisan berdasarkan hasil respon siswa adalah 90,12% dalam hal ini tergolong sangat praktis. (3) keefektifan media pembelajaran diperoleh dari hasil nilai pre-test dan post-test siswa. Nilai pre-test menunjukkan keefektifan hanya pada 48,61% kategori œTidak Efektif sedangkan pada hasil nilai post-test mengalami peningkatan menjadi 85,27% kategori œEfektif. Beradasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran story book berbasis contextual teaching and learning (CTL) ini dinyatakan layak, praktis dan efektif untuk diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolahReferensi
Djamarah, Syaiful Bahri, & Aswan Zain. (2002). Strategi Belajar Pembelajaran. Jakarat: Rineka Cipta.
Hafid, Add. (2002). Buku Bergambar sebagai Sumber Belajar Apresiasi Cerita di Kelas Rendah Sekolah Dasar. Malang: Universitas Negeri Malang.
Indriana, Dina. (2011). Ragam Alat Bantu Media Pengajaran. Jogjakarta: Diva Press.KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). (2005). Jakarta: Persero Penerbit dan Pecetakan
Krissandi, Apri Damai Sagita. (2017). Merancang Buku Cerita Bergambar Sebagai Media Membaca Anak Yang Berkarakter.
Yogyakarta: Sanata Dharma University Press
Kunandar. (2009). Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tingkat
Pendidikan. (KTSP) dan Sukses dalam Sertifikasi Guru. Jakarta: Raja Grafindo. Persada
Masnur Muslich. (2008). KTSP Pembelajaran Berbasis Kompetensi dan. Kontekstual.Jakarta: Bumi Aksara
Mitchell, D., Waterbury, P., Casement, R. (2003). Children's Literature an Invitation to the World. USA: Pearson Education Inc.
Nurgiyantoro, B. (2005) Sastra Anak (Pengantar Pemahaman Dunia. Anak). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Suryaningsih, Eni & Laila F. (2017). Pengembangan Buku Cerita Bergambar Tentang Mitigasi Bencana Erupsi Gunung Api Untuk Siswa SD.Journal Profesi Pendidikan Dasar. 4(2). 113-124
Syafruddin Nurdin dan Adriantoni. (2016). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Widoyoko, Eko Putro. (2014). Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yatim Riyanto. (2009). Paradigma Baru Pembelajaran; SebagaiRefrensi bagi Pendidik dalam Implementasi Pembelajaran yang Efektif dan Berkualitas. Jakarta: Kencana.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms: (1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC-BY-SA) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal; (2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal; (3) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website), as it can lead to productive exchanges, as well greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




























