HAMBATAN EVALUASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.24114/jmpsd.v2i5.71955Abstrak
Kurikulum Merdeka menekankan pentingnya evaluasi pembelajaran berdiferensiasi yang disesuaikan dengan kebutuhan, kesiapan, dan karakteristik peserta didik. Namun, dalam implementasinya di Sekolah Dasar, guru masih menghadapi berbagai hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan yang dialami guru sekolah dasar dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi terhadap guru sekolah dasar. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama hambatan yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama yang dihadapi guru meliputi keterbatasan pemahaman konseptual tentang evaluasi berdiferensiasi, kesulitan dalam merancang instrumen evaluasi yang variatif, rendahnya literasi teknologi dalam pelaksanaan evaluasi, serta tingginya beban kerja administratif dan kurangnya dukungan manajerial. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan literasi teknologi, serta dukungan institusional yang memadai agar implementasi evaluasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka dapat berjalan secara optimal di Sekolah Dasar.Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ikhwaturraiyuna Ikhwaturraiyuna, Siti Chairunisa, Regita Sinaga, Ayu Nababan, Yufema Laia, Nurhudayah Manjani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: (1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC-BY-SA) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal; (2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal; (3) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website), as it can lead to productive exchanges, as well greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




























