IMPLEMENTASI NILAI SILA KELIMA PANCASILA DALAM PENDIDIKAN PPKN SEKOLAH DASAR UNTUK MENGURANGI KESENJANGAN SOSIAL
DOI:
https://doi.org/10.24114/jmpsd.v2i6.72480Kata Kunci:
PPKn, Keadilan Sosial, Pendidikan KarakterAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai Sila Kelima Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di sekolah dasar sebagai upaya mengurangi kesenjangan sosial sejak usia dini. Kesenjangan sosial merupakan permasalahan yang masih dihadapi masyarakat Indonesia dan berpotensi berdampak pada ketidakadilan dalam berbagai aspek kehidupan. Pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai keadilan sosial sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan Pancasila, pendidikan karakter, dan pembelajaran PPKn di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi nilai keadilan sosial dapat dilakukan melalui integrasi materi PPKn, metode pembelajaran kontekstual, keteladanan guru, serta pembiasaan sikap adil, toleran, dan empati sosial dalam kehidupan sekolah. Pembelajaran PPKn yang berorientasi pada nilai-nilai Pancasila diharapkan mampu membentuk peserta didik yang memiliki kesadaran akan pentingnya keadilan sosial sehingga dapat berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan sosial di masa depan.Referensi
Madani, J. E., & Kurnia, H. (2023). Mata Pelajaran PPKn sebagai dasar penerapan nilai-nilai Pancasila. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2(2), 151–160. https://doi.org/10.37640/jcv.v2i2.1512
Tutoq, R., Rei, M. K., Lassar Kadir, F., Dubu, T. G., & Mas’ud, F. (2023). Peran Pendidikan PPKn dalam penguatan pembelajaran IPS di sekolah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 35–47. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.39735
Anugrah, A., & Rahmat, R. (2024). Pendidikan karakter dalam perspektif kurikulum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 4(1), 403–412. https://doi.org/10.53299/jppi.v4i1.403
Pratama, A., Naipospos, Y. A., Syafira, N., Yunida, N., Putri, H., & Syahnin, W. N. (2025). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar: Peran, Tantangan, dan Strategi Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling, 2(4), 1338–1342.
Maknun, L., Lestari, C., & Rikzi, H. (2025). Pemahaman Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SD: Studi Kasus SDN 01 Benteng. Multidisciplinary Indonesian Center Journal, 1(2), 115–130. https://doi.org/10.62567/micjo.v1i2.115
Jama’ah STKIP Yapis. (2025). Urgensi Pendidikan PPKn dalam pembentukan karakter siswa SD. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran (JPAL), 1(2), 47–56. https://doi.org/10.71260/jpal.v1i2.47
Kemala, V. D., Nadziroh, N., & Pratiwi, V. D. (2025). Peace education dan citizenship education di Indonesia. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 8(2), 1–7. https://doi.org/10.12928/citizenship.v8i2.1392
Mulyono, B. (2022). Peran Pendidikan Pancasila dalam pembentukan karakter. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(1), 25–32. https://doi.org/10.12928/citizenship.v5i2.23179
Mulyono, B. (2023). Implementasi pendidikan antikorupsi melalui nilai kepedulian sosial di SD. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(1), 9–18. https://doi.org/10.12928/citizenship.v6i1.28429
Mulyono, B. (2022). Kajian pendidikan kewarganegaraan abad 21 untuk membentuk kecerdasan kewargaan. Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(1), 12–17. https://doi.org/10.12928/citizenship.v5i2.23345
Synergy between Pancasila and science to achieve equitable progress. (2025). CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 10(02), 764–775. https://doi.org/10.36805/civics.v10i02.11236
Jannah, D. Z., Putra, D. P. U., Yuliska, G., & Hanum, N. (2024). Pentingnya kesadaran kewarganegaraan dalam masyarakat. Jurnal Kewarganegaraan dan Hak Asasi Manusia, 5(1), 10–22. https://doi.org/10.62379/qm3kpv05
Nuzulul F. & Bowo, A. N. A. (2025). Peran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan bagi masa depan bangsa. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 1(1), 1–14. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v1i1.1596
Mustikarini, I. D., & Feriandi, Y. A. (2020). Konfigurasi pendidikan kewarganegaraan ekologi perspektif sosio-kultural. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(2), 54–64. https://doi.org/10.24269/jpk.v5.n2.2020.pp54-64
Wahyudin, Y., & Rahayu, D. N. (2020). Analisis metode pengembangan sistem informasi berbasis website: literature review. Jurnal Interkom, 15(3), 119–133. (Meski bukan langsung PPKn, contoh metodologi kajian literatur relevan).
Implementasi Pendidikan Karakter melalui Integrasi Nilai Pancasila. Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan, 17(1), 35–47. https://doi.org/10.47945/al-riwayah.v17i1.1774
Peran Pendidikan Pancasila dalam pembentukan karakter peserta didik di sekolah. Jurnal Kewarganegaraan, (2023). https://doi.org/10.31316/jk.v7i2.5576
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Friska Amalia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: (1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC-BY-SA) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal; (2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal; (3) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website), as it can lead to productive exchanges, as well greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



































