PENGARUH LATIHAN FOOTWORK BERBASIS TEKNOLOGI LAMPU SENSORIK TERHADAP KELINCAHAN
DOI:
https://doi.org/10.24114/twj6d248Abstract
Rendahnya tingkat kelincahan atlet PB Diponegoro Asahan yang masih menggunakan metode latihan footwork manual mendorong perlunya inovasi latihan berbasis teknologi untuk meningkatkan performa atlet. Salah satu bentuk inovasi tersebut adalah latihan footwork berbasis teknologi lampu sensorik yang berfungsi melatih kecepatan reaksi, koordinasi, dan efektivitas gerak dalam permainan bulu tangkis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan footwork berbasis teknologi lampu sensorik terhadap kelincahan atlet Persatuan Bulu Tangkis (PB) Diponegoro Asahan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest Design. Subyek penelitian berjumlah 16 atlet yang dipilih secara purposif. Sebelum perlakuan, seluruh sampel menjalani tes awal (pretest) menggunakan agility test, kemudian mengikuti program latihan selama 16 kali pertemuan yang dilaksanakan tiga kali dalam seminggu (Senin, Rabu, dan Jumat). Setelah perlakuan, dilakukan tes akhir (posttest) dengan prosedur yang sama. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kelincahan yang signifikan, dengan rata-rata waktu dari 12,36 ± 0,79 detik menjadi 9,82 ± 0,51 detik (p = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, latihan footwork berbasis teknologi lampu sensorik terbukti bisa meningkatkan kelincahan dan menjadi inovasi latihan modern dalam pembinaan atlet bulu tangkis.
Kata kunci: Latihan Footwork, Teknologi lampu Sensorik, Kelincahan, Bulu Tangkis.




