HUBUNGAN PEMANASAN DENGAN RISIKO CEDERA PADA AKTIVITAS OLAHRAGA BOLA VOLI

Authors

  • Dani Muhamad Putra Suhendar University of Singaperbangsa Karawang image/svg+xml
  • Kafka Naim Kemal
  • Rifaldy Fauzan Azima
  • Muhammad Arief Setiawan
  • Miftahudin Sigit

DOI:

https://doi.org/10.24114/6zybhv29

Abstract

Bola voli menuntut lompatan, pendaratan, perubahan arah, dan pukulan di atas kepala yang dilakukan berulang kali sehingga membebani pergelangan kaki, lutut, dan bahu. Pemanasan merupakan upaya pencegahan cedera yang mudah diterapkan, tetapi pelaksanaannya di tingkat klub sering belum konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pemanasan dengan risiko cedera pada aktivitas olahraga bola voli di Klub Tanindo Bandung. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah 35 pemain aktif bola voli di Klub Tanindo Bandung. Pelaksanaan pemanasan diukur dengan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan kejadian cedera dalam tiga bulan terakhir dicatat menggunakan kuesioner riwayat cedera. Data dianalisis dengan uji Fisher's exact dan odds ratio pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 71,4% pemain melakukan pemanasan yang memadai dan 28,6% pemain mengalami cedera. Terdapat hubungan yang bermakna antara pemanasan dan kejadian cedera (p = 0,016; OR = 7,88; 95% CI 1,50–41,27). Pemain dengan pemanasan yang kurang memadai memiliki odds cedera 7,88 kali lebih besar. Klub disarankan menerapkan pemanasan terstruktur yang mencakup gerakan kardiovaskular, mobilitas dinamis, penguatan, keseimbangan, dan gerakan spesifik bola voli pada setiap sesi latihan dan pertandingan.

 

Kata Kunci: Pemanasan, Risiko Cedera, Bola Voli, Pencegahan Cedera.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Downloads

Published

2026-10-15

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)