Aini Pengembangan Minuman Teh Herbal Kaya Antioksidan Dari Bahan Bunga Telang, Jahe Dan Daun Pandan
DOI:
https://doi.org/10.24114/t9xcx810Keywords:
teh herbal fungsional, aktivitas antioksidan, mixture designAbstract
ABSTRAK
Pangan fungsional merupakan pangan yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber zat gizi,
tetapi juga memberikan manfaat fisiologis tambahan bagi kesehatan, salah satunya melalui
aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan minuman teh herbal
berbasis bahan lokal berupa bunga telang, jahe, dan daun pandan, serta menentukan
aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH. Penelitian ini merupakan penelitian
eksperimental laboratoris dengan rancangan acak lengkap dan pendekatan mixture design.
Bahan herbal segar dibersihkan, dikeringkan, dan diformulasikan ke dalam beberapa
kombinasi proporsi, kemudian diseduh dan dianalisis aktivitas antioksidannya berdasarkan
persentase penangkapan radikal bebas DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
formulasi optimal teh herbal diperoleh pada komposisi 20% bunga telang, 60% jahe, dan
20% daun pandan dengan nilai aktivitas antioksidan sebesar 82,59%. Nilai desirability
sebesar 0,916 menunjukkan kesesuaian yang sangat baik antara hasil optimasi dan kriteria
yang ditetapkan, sedangkan nilai koefisien determinasi sebesar 50,71% menunjukkan
bahwa model cukup mampu menjelaskan variasi respon aktivitas antioksidan. Aktivitas
antioksidan yang tinggi pada formulasi optimal dipengaruhi oleh peran senyawa bioaktif
dari masing-masing bahan herbal yang bekerja secara sinergis. Berdasarkan hasil
penelitian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi bunga telang, jahe, dan daun pandan
berpotensi dikembangkan sebagai minuman teh herbal fungsional berbasis bahan lokal dengan aktivitas antioksidan yang kuat.
Kata kunci: pangan fungsional, teh herbal, aktivitas antioksidan, DPPH, mixture design.
References
Jayaweera, Y., et al. (2025). Potential applications of Zingiber officinale, Clitoria ternatea, and other plants in yogurt fortification.PMC.https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC12203411/
Kusumanti, Y. (2023). Test the antioxidant activity of butterfly pea flower extract (Clitoria ternatea L.) using the DPPH method.Journal of PharmaceuticalSciences. https://journaljps.com/new/index.php/jps/article/view/290
Nascimento, J. V., et al. (2021). Phenolic compounds and antioxidant capacity of the Clitoria ternatea flower. Research, Society and Development, 10(3), e19410119450. https://rsdjournal.org/rsd/article/view/19450
Widowati, W., et al. (2022). Antioxidant activities of ginger (Zingiber officinale) and butterfly pea flower (Clitoria ternatea L.) herbal tea. Majalah Kedokteran Bandung, 54(3). https://journal.fk.unpad.ac.id/index.php/mkb/article/view/2729
Prameswari, O. M., & Widjanarko, S. B. (2021). Aktivitas antioksidan daun pandan (Pandanus amaryllifolius) sebagai bahan pangan fungsional. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 9(2), 67 75.

