Aini Pengembangan Minuman Teh Herbal Kaya Antioksidan Dari Bahan Bunga Telang, Jahe Dan Daun Pandan

Authors

  • hafsah Zainab student
  • Gambari Aini Riza
  • Zebua Fepriani Rosyana Br
  • Hulu Hanna Sartika
  • Indriani

DOI:

https://doi.org/10.24114/t9xcx810

Keywords:

teh herbal fungsional, aktivitas antioksidan, mixture design

Abstract

ABSTRAK

Pangan fungsional merupakan pangan yang tidak hanya berfungsi sebagai sumber zat gizi,

tetapi juga memberikan manfaat fisiologis tambahan bagi kesehatan, salah satunya melalui

aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan minuman teh herbal

berbasis bahan lokal berupa bunga telang, jahe, dan daun pandan, serta menentukan

aktivitas antioksidannya menggunakan metode DPPH. Penelitian ini merupakan penelitian

eksperimental laboratoris dengan rancangan acak lengkap dan pendekatan mixture design.

Bahan herbal segar dibersihkan, dikeringkan, dan diformulasikan ke dalam beberapa

kombinasi proporsi, kemudian diseduh dan dianalisis aktivitas antioksidannya berdasarkan

persentase penangkapan radikal bebas DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa

formulasi optimal teh herbal diperoleh pada komposisi 20% bunga telang, 60% jahe, dan

20% daun pandan dengan nilai aktivitas antioksidan sebesar 82,59%. Nilai desirability

sebesar 0,916 menunjukkan kesesuaian yang sangat baik antara hasil optimasi dan kriteria

yang ditetapkan, sedangkan nilai koefisien determinasi sebesar 50,71% menunjukkan

bahwa model cukup mampu menjelaskan variasi respon aktivitas antioksidan. Aktivitas

antioksidan yang tinggi pada formulasi optimal dipengaruhi oleh peran senyawa bioaktif

dari masing-masing bahan herbal yang bekerja secara sinergis. Berdasarkan hasil

penelitian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi bunga telang, jahe, dan daun pandan

berpotensi dikembangkan sebagai minuman teh herbal fungsional berbasis bahan lokal dengan aktivitas antioksidan yang kuat.

 

Kata kunci: pangan fungsional, teh herbal, aktivitas antioksidan, DPPH, mixture design.

References

Jayaweera, Y., et al. (2025). Potential applications of Zingiber officinale, Clitoria ternatea, and other plants in yogurt fortification.PMC.https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC12203411/

Kusumanti, Y. (2023). Test the antioxidant activity of butterfly pea flower extract (Clitoria ternatea L.) using the DPPH method.Journal of PharmaceuticalSciences. https://journaljps.com/new/index.php/jps/article/view/290

Nascimento, J. V., et al. (2021). Phenolic compounds and antioxidant capacity of the Clitoria ternatea flower. Research, Society and Development, 10(3), e19410119450. https://rsdjournal.org/rsd/article/view/19450

Widowati, W., et al. (2022). Antioxidant activities of ginger (Zingiber officinale) and butterfly pea flower (Clitoria ternatea L.) herbal tea. Majalah Kedokteran Bandung, 54(3). https://journal.fk.unpad.ac.id/index.php/mkb/article/view/2729

Prameswari, O. M., & Widjanarko, S. B. (2021). Aktivitas antioksidan daun pandan (Pandanus amaryllifolius) sebagai bahan pangan fungsional. Jurnal Pangan dan Agroindustri, 9(2), 67 75.

Downloads

Published

2025-12-30