HUBUNGAN ANTARA SCREEN TIME, DURASI TIDUR, DAN KONSUMSI SNACK KEMASAN YANG MENGANDUNG MSG (Monosodium Glutamate) DENGAN KEJADIAN OBESITAS (Pada Siswa MA Islamiyah Senori)
DOI:
https://doi.org/10.24114/3wm4km03Keywords:
Durasi Tidur, Konsumsi Snack Kemasan, Obesitas, Screen TimeAbstract
Obesitas merupakan kondisi kelebihan lemak tubuh akibat ketidakseimbangan antara asupan kalori dan energi yang digunakan. Faktor yang memengaruhi obesitas antara lain tingginya screen time, buruknya durasi tidur, serta seringnya konsumsi snack kemasan yang mengandung MSG (Monosodium Glutamate). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara screen time, durasi tidur, dan konsumsi snack kemasan yang mengandung MSG pada siswa MA Islamiyah Senori. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 469 siswa dengan sampel 216 responden yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner QueST, PSQI, dan FFQ. Pengukuran obesitas menggunakan IMT/U. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan screen time (p=0,000), durasi tidur (p=0,000), dan konsumsi snack kemasan (p=0,000) berhubungan dengan kejadian obesitas. Berdasarkan hal tersebut maka penting dalam mengatur waktu screen time, waktu tidur, dan konsumsi snack kemasan.
References
Amrynia, S. U., & Prameswari, G. N. (2022). Hubungan Pola Makan, Sedentary Lifestyle, dan Durasi Tidur dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Demak). Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 2(1), 112–121. https://doi.org/10.15294/ijphn.v2i1.52044
Andriani, F. W. (2021). Gaya Hidup Sedentari, Screen Time, dan Pola Makan terhadap Status Gizi Remaja SMAN 1 Bojonegoro. Jurnal Gizi Universitas Negeri Surabaya, 1(1), 14–22. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/GIZIUNESA/article/download/41269/35944
Anggraeni, A. P. W., Widyastuti, N., Purwanti, R., & Fitranti, D. Y. (2020). Perbedaan konsumsi makanan jajanan kemasan mengandung monosodium glutamat dan status gizi pada remaja urban dan sub urban di Kabupaten Semarang. Darussalam Nutrition Journal, 4(2), 64. https://doi.org/10.21111/dnj.v4i2.3980
Arapa, Z., Kadir, S., & Prasetya, E. (2023). the Relationship Between the Consumption of Foods Containing Monosodium Glutamate (Msg) With the Incidence of Obesity in Students of Sdn 4 Suwawa Tengah. Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community, 7(1), 122–127. https://doi.org/10.35971/gojhes.v7i1.16112
Buysse, D. J., et al. (1989). The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI): A new Instrument for Psychiatric Practice and Research, Pittsburgh: Elsevier Scientific Publishers Ireland Ltd.
Fatmaningrum, W., Nadhiroh, S. R., Raikhani, A., Utomo, B., Masluchah, L., & Patmawati. (2022). Analisis Situasi Upaya Percepatan Penurunan Stunting Denganpendekatan Keluarga Berisiko Stunting (Studi Kasus di Kabupaten Jombang Jawa Timur). Media Gizi Indonesia, 17(1SP), 139–144. https://doi.org/10.20473/mgi.v17i1sp.139-144
Hanum, A. M. (2023). Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Obesitas Pada Remaja. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 9(2), 137–147. https://doi.org/10.22487/htj.v9i2.539
Hu, D., Zhou, S., Crowley-McHattan, Z. J., & Liu, Z. (2024). A comparative study of the physical activity guidelines for children and adolescents from five countries and WHO. Frontiers in Public Health, 12(July), 1–11. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1421843
Kemenkes RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. KEMENKES BKPK.https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ski-2023-dalam-angka/
Knebel, M. T. G., da Costa, B. G. G., dos Santos, P. C., de Sousa, A. C. F. C., & Silva, K. S. (2022). The conception, content validation, and test-retest reliability of the Questionnaire for Screen Time of Adolescents (QueST). Jornal de Pediatria, 98(2), 175–182. https://doi.org/10.1016/j.jped.2021.05.004
Munasiah melia. (2020). DAMPAK PEMBERIAN MONOSODIUM GLUTAMAT TERHADAP KESEHATAN. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 2(4), 451–458. https://doi.org/10.37287/jppp.v2i4.190
Ningrum, A. G., Dwinaqifah, M., Sidaryanti, R., Dewanti, L., Setyoboedi, B., & Ningtyas, W. S. (2023). Hubungan Screen Time, Aktivitas Fisik, dan Durasi Tidur terhadap Kejadian Obesitas pada Remaja. Jurnal Ilmiah Indonesia, 8(5), 3574–3585.
Nugroho, K. P. A., Triandhini, R. L. N. K. R., & Haika, S. M. (2019). Identifikasi Kejadian Obesitas Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Kidul. Media Ilmu Kesehatan, 7(3), 213–222. https://doi.org/10.30989/mik.v7i3.294
Prof. Dr.Sugiyono. (2012). Statistik Untuk Penelitian.pdf (pp. 1–370).
Putri, A. S., Nilasari, K., Mariana, R. R., & Kurniawan, A. (2025). Hubungan Screen Time dan Durasi Tidur terhadap Status Gizi Siswa dan Siswi MAN 2 Kota Malang. Sport Science and Health, 6(12), 1325–1342. https://doi.org/10.17977/um062v6i122024p1325-1342
Rahman, M. F., Prikhatina, R. A., & Mardiyah, S. (2021). Faktor Yang Berhubungan Dengan Frekuensi Konsumsi Makanan Jajanan Pada Siswa SMP Mekasari 03 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi Tahun 2021. Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan, 10(1), 56–67. https://journal.thamrin.ac.id/index.php/jigk/article/view/1595
Rahmawati, E., Firdaningrum, N. E., & Agoes, A. (2021). Hubungan antara Durasi Tidur dengan Asupan Makan, Aktivitas Fisik dan Kejadian Obesitas Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Journal of Islamic Medicine, 5(1), 9–19. https://doi.org/10.18860/jim.v5i1.11674
Rizki Fauzan, M., Rumaf, F., Gloria Tutu, C., & Darmin. (2023). Pengaruh Paparan Iklan Junk food dan Konsumsi Junk food terhadap Kejadian Obesitas pada Remaja Junk food Advertising Exposure and Consumption on Adolescent Obesity Incidence. Journal of Public Health, 6(1), 77–83.
Sarwono, A. E., & Handayani, A. (2021). Metode Kuantitatif. In Metode Kuantitatif (Issue 1940310019).
Septiani, N., & Puspitasari, D. I. (2025). HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI MONOSODIUM GLUTAMAT ( MSG) PADA JAJANAN SEKOLAH DENGAN KEJADIAN OVERWEIGHT SISWA SEKOLAH DASAR. 9, 4239–4247.

