ANALISIS DAMPAK PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DI KELAS IVANALYSIS OF THE IMPACT OF THE IMPLEMENTATION OF THE MERDEKA CURRICULUM ON STUDENTS’ LEARNING INTEREST IN GRADE IV
DOI:
https://doi.org/10.24114/jmpsd.v3i1`.61747Kata Kunci:
Merdeka Curriculum, Learning Interest, Elementary School Students, Grade IV, Curriculum ImplementationAbstrak
Pendidikan merupakan aspek penting dalam pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Pemerintah Indonesia telah mengembangkan dan menerapkan berbagai kebijakan serta kurikulum, salah satunya adalah Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memberikan kebebasan dan otonomi yang lebih luas kepada sekolah, guru, dan siswa dalam proses pembelajaran, dengan harapan dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan Kurikulum Merdeka terhadap minat belajar siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei yang melibatkan 50 siswa kelas IV sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran, menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap tugas, serta meningkatkan antusiasme siswa dalam belajar. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan serta menjadi referensi bagi guru dalam mengoptimalkan penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.Referensi
Anwar, A., & Susanto, H. (2020). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 5(2), 87-95.
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.Depdiknas. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Depdiknas.Moleong.
Fitriani, R., & Utami, S. (2019). Dampak Kurikulum Merdeka terhadap Partisipasi Aktif Siswa dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Elementer, 3(1), 45-52.
Hidayat, A., & Rahayu, S. (2021). Analisis Minat Belajar Siswa Kelas IV dengan Penerapan Kurikulum Merdeka. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 112-120.
Kusuma, B., & Wijaya, D. (2018). Pengaruh Kurikulum Merdeka terhadap Antusiasme Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Anak, 7(3), 28-36.
L.J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Nugraha, R., & Sari, M. (2017). Evaluasi Efektivitas Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1), 17-25.
Rahmawati, D. & Susanti, R. (2021). Pengaruh Kurikulum Merdeka terhadap Minat Belajar Siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 11(1), 45-56.
Sudjana, N. (2005). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.Yamin, M. (2007). Strategi Pembelajaran Berbasis Kompetensi. Jakarta: Gaung Persada Press.Depdikbud. (2020). Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Jakarta: Depdikbud.
Susanto, A. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Wijaya, T.T. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 123-135.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: (1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC-BY-SA) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal; (2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal; (3) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website), as it can lead to productive exchanges, as well greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




























