Klaim Kandungan Zat Gizi pada Berbagai Kudapan (Snack) Tinggi Serat : Literature Review

Mahdalena Sardi, Maulani Nurhabibah Br Tobing, Adistia widani Putri, Afifah Magfirah Nasution, Annisa Pratiwi, Kasni Aldelwis ButarButar, Rahma Nurlia Putri, Sri Handayani Tumangger, Syarah Sahira

Abstract


Serat makanan adalah komponen karbohidrat kompleks yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan, tetapi dapat dicerna oleh mikro bakteri pencernaan. Serat makanan terkandung dalam tanaman sayur dibagi menjadi 2 jenis yaitu; serat yang tidak larut dalam air dan serat yang larut dalam air. Serat yang tidak larut dalam air, terdiri dari selulosa, hemilosa, dan lignin. Sedangkan serat larut dalam air, tediri dari pektin, gum, dan mucilage. Tujuan dari studi pustaka ini adalah untuk mengkaji klaim gizi tinggi serat pada beberapa produk kudapan. Studi pustaka ini mengambil berbagai artikel yang diterbitkan dari tahun 2000-2020 yang berfokus pada pengembangan produk kudapan tinggi serat. Pencarian sumber artikel dilakukan melalui pencarian database pada PubMed/Medline dan google Scholar.  Pencarian menggunakan kata kunci : snack, kudapan, dan tinggi serat. Kemudian dibandingkan dengan PKBPOM no. 13 tahun 2016. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bahwa 5 produk kudapan termasuk kudapan (snack) yang dapat menggunakan klaim tinggi serat. Produk kudapan yang dapat diklaim tinggi serat berupa millet crispy, formula F3 labu kuning dalam bentuk cair, dan cookies.

Full Text:

PDF

References


Choiriyah, N. A. (2020). Inkorporasi tepung garut dan buah pisang kepok pada pembuatan biskuit dengan klaim tinggi serat serta tinjauan nilai cerna pati in vitro dan gula total. Jurnal Gizi Prima. 5 (2): 81–85.

Kusumaningrum, I., & Rahayu, N. S. (2018). Formulasi snack bar tinggi kalium dan tinggi serat berbahan dasar rumput laut, pisang kepok, dan mocaf sebagai snack alternatif bagi penderita hipertensi. Argipa, 3(2), 102–110.

Muhandri, T., Septien, D., Subarna, & Koswara, S. (2018). Kaya Serat Pangan dengan Dasar Asia Tepung Asia Cookies Kaya Serat Pangan dengan Bahan Bahan Dasar Tepung Ubi Jalar (Ampas) Ubi Jalar. Jurnal Mutu Pangan. 5(1): 43–49.

Nurjanah, H., Setiawan, B., & Roosita, K. (2020). Potensi Labu Kuning (Cucurbita moschata) sebagai Makanan Tinggi Serat dalam Bentuk Cair. Indonesian Journal of Human Nutrition, 1, 54–68.

Widiyawati, E., Yogyakarta, U. N., Ratnaningsih, N., Yogyakarta, U. N., Lastariwati, B., & Yogyakarta, U. N. (2020). Uji kesukaan dan kandungan gizi millet crispy dari tepung millet sebagai snack alternatif sumber serat. Warta Industri Hasil Pertanian. 37(1): 66–73.

P.J. Fellows .2015. Teknologi Pangan Prinsip dan Praktik. Penerbit Buku Kedokteran: Jakarta.

Setyanighsih, Dwi, Anton Pryanto, Maya Puspitas Sari. Analisis Sensori Untuk Pangan dan Agro. IPB Press: Bogor

Harmayani, E., Kumalasari, I. D., Marsono, Y., Technology, A. and Flora, J. (2011) Effect of arrowroot (Maranta arundinacea L.) diet on the selected bacterial population and chemical properties of caecal digesta of Sprague Dawley rats. International Research Journal of Microbiology. 2 (8): 278-284.

Kemenkes. 2020. Daftar Komposisi Pangan Indonesia. Diakses pada https://www.panganku.org

Lummela N. Kekkonen RA, Jauhiainen T, Pilvi T, Tuure T, Jarvanpaa S, et al. 2009. Effect of fibre enriched milk drink on insulin and glucose levels in healthy subject. Nutrition Journal. 8 (45): 1-7

Candido FG, Ton WTS, Alfenass RC, 2015. Additional of Dietary Fiber Sources to Shakes Reduces Postprandial Glycemia and Alter food Intake. Nutritional Hospital. 31(1): 299-306


Article Metrics

Abstract view : 130 times
PDF - 64 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL ANDALIMAN : JURNAL GIZI PANGAN, KLINIK DAN MASYARAKAT (JGPKM)

Alamat : Jalan Willem Iskandar Pasar V, Medan

Sumatera Utara, Indonesia

Website : https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jgpkm