PENGUATAN LITERASI NUMERIK SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI REPRESENTASI DATA PIKTOGRAM DAN DIAGRAM BATANG: KAJIAN LITERATUR
DOI:
https://doi.org/10.24114/jmpsd.v2i2.70906Kata Kunci:
literasi numerik, piktogram, diagram batang, pembelajaran visualAbstrak
Peningkatan kemampuan literasi numerik menjadi aspek penting dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Literasi numerik tidak hanya mencakup keterampilan berhitung, tetapi juga kemampuan memahami, menafsirkan, dan memanfaatkan data dalam bentuk visual. Artikel ini membahas peran piktogram dan diagram batang sebagai media representasi visual yang efektif untuk membantu siswa memahami konsep penyajian data. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan meninjau berbagai sumber terkait literasi, literasi numerik, serta penerapan piktogram dan diagram batang dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan kedua media ini mampu meningkatkan kemampuan analisis data, berpikir kritis, dan pemecahan masalah pada siswa sekolah dasar. Piktogram membantu siswa memahami konsep data secara konkret, sedangkan diagram batang memperkuat kemampuan berpikir abstrak dan sistematis. Penelitian terdahulu juga menunjukkan bahwa penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dan media PANDITA (Papan Piktogram dan Diagram Batang) secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan demikian, penggunaan representasi visual yang kontekstual dan interaktif dapat menjadi strategi efektif untuk memperkuat literasi numerik sejak jenjang pendidikan dasar.Referensi
Amir, A. (2023). Upaya Peningkatan Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Sekolah Dasar di Pedesaan. Jurnal Indonesia Mengabdi, 55-62.
Ardiansyah, R. (2022). Peningkatan Kemampuan Analisis Data melalui Penggunaan Diagram Batang pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar, 4(2), 85–94.
Arfiana, D. (2023). Pemanfaatan Diagram Batang sebagai Media Pembelajaran Literasi Numerik Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Serunai Matematika, 15(1), 22–30.
Barus, L. W. (2023). Meningkatkan Literasi Numerasi Siswa Sekolah Dasar dengan Metode RME. ELEMENTAR: Jurnal Pendidikan Dasar, 29-35.
Vina, I. R. (2023). Tantangan dan Strategi Penguatan Literasi Numerasi pada Jenjang Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 581–600.
Fahrianur, F., Monica, R., Wawan, K., Misnawati, M., Nurachmana, A., Veniaty, S., & Ramadhan, I. Y. (2023). Implementasi literasi di sekolah dasar. Journal of Student Research, 1(1), 102-113.
Febriana, I., Ameliya, A., Napitu, C. A. S., Purba, M. A., & Piliang, Y. K. A. (2024). Analisis Pengaruh Literasi Membaca terhadap Kemampuan Matematika Ditinjau dari Data PISA 2022. Algoritma: Jurnal Matematika, Ilmu pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa, 2(4), 230-235.
Fitria, T. N. (2023). Understanding Basic Literacy and Information Literacy for Primary Students. Journal of Contemporary Issue in Elementary Education, 1(2), 103-121.
Fuadi, M., Shahira, N., Harun, A., & Adnan, A. (2024). Penggunaan media ajar PANDITA (Papan Piktogram dan Diagram Batang) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Madrasah (JPPM), 8(2), 605–613.
Juniar, S. &. (2021). Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Sekolah Dasar dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 1234–1245.
Kartikasari, E. (2022). Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat Gerakan Literasi Sekolah. Jurnal Basicedu, 6(5), 8879 -8885.
Kurniatin, N., Pramasdyahsari, A., & Susilowati, D. (2024). Analisis kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas IV SD Negeri Tawang Mas 01 dalam menyelesaikan soal cerita materi diagram batang berdasarkan gaya belajar. Jurnal Pendidikan Nusantara (JPN), 3(2), 55–64.
Misnawati, M., Patandean, A., & Rahmaniah, R. (2024). Implementasi literasi numerasi pada materi diagram batang, diagram garis, dan diagram lingkaran dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas V SD Negeri Mongisidi II Makassar. Jurnal Pendidikan Dasar , 8(1), 30–40.
Nurfitriyani, D., Irawati, R., & Nugraha, R. G. (2025). Pengaruh model Problem-Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi piktogram dan diagram batang. Jurnal Pendas, 8(1), 34–41.
Putri, A. R. (2024). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Literasi Numerasi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 1–15.
Sari, S. G., & Rahman, H. (2024). Pengembangan Media Interaktif Berbasis CTL pada Materi Pengolahan Data di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar (JP2SD), 12(1), 55–66.
Seran, A. (2021). Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Data melalui Media Visual Piktogram pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(3), 120–128.
Suardi, S., Sultan, S., & Herman, H. (2024). Peran Keluarga dalam Menumbuhkembangkan Budaya Membaca Bagi Anak di Lingkungan Rumah pada Era Digital. Indonesian Language Education and Literature, 10(1), 241-252.
Sulastri, S. H. (2022). Penerapan Literasi Numerasi dalam Pembelajaran Siswa MI/SD. Jurnal Pendidikan Madrasah, 44–55.
Tawil, M. (2022). Penerapan Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 3728–3739.
Wulandari, R., & Setiawan, I. (2022). Implementasi Pembelajaran Pengolahan Data Berbasis Kontekstual untuk Meningkatkan Literasi Numerik Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2), 101–110.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Tetty Aprilya Rezeki Simatupang, Dwi Wulan Joy Lumbantobing, Natasya Ruth Putri Panjaitan, Nadya Tesalonika Simbolon

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: (1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC-BY-SA) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal; (2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal; (3) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website), as it can lead to productive exchanges, as well greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



































