PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KETERAMPILAN ABAD KE-21
DOI:
https://doi.org/10.24114/jmpsd.v2i3.72174Kata Kunci:
Profil Pelajar Pancasila, pembelajaran abad ke-21, pendidikan karakter, pembelajaran berbasis proyek, Kurikulum MerdekaAbstrak
Perubahan pesat pada abad ke-21 menuntut sistem pendidikan untuk tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan hidup peserta didik. Di Indonesia, Profil Pelajar Pancasila diperkenalkan melalui Kurikulum Merdeka sebagai kerangka strategis untuk penguatan pendidikan karakter yang selaras dengan tuntutan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendekatan pembelajaran abad ke-21 dalam memperkuat Profil Pelajar Pancasila dalam praktik pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka dengan menganalisis artikel jurnal ilmiah, buku, serta dokumen kebijakan yang relevan dengan Profil Pelajar Pancasila, pembelajaran abad ke-21, dan pendidikan karakter. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola, temuan utama, serta keterkaitan antara pendekatan pedagogis kontemporer dan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila. Hasil kajian menunjukkan adanya keselarasan yang kuat antara Profil Pelajar Pancasila dan kompetensi abad ke-21, khususnya berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran kolaboratif, serta Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman. Namun demikian, tantangan seperti kesiapan guru, keterbatasan sumber daya, dan kesenjangan infrastruktur masih menjadi kendala dalam implementasinya. Dengan demikian, penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui pembelajaran abad ke-21 memerlukan upaya terpadu yang mencakup inovasi pedagogis, pengembangan profesional guru secara berkelanjutan, serta dukungan sistemik dari institusi pendidikan. Integrasi kompetensi global dengan nilai-nilai Pancasila diharapkan mampu membentuk peserta didik yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.Referensi
Gabriela, M. (2024). Implementation of the Project for Strengthening the Pancasila Student Profile through entrepreneurship activities in senior high schools. Journal of Character Education, 14(2), 145–156.
Halisa, A. S. N., Wahyuni, A., & Saparuddin, A. S. (2024). Portrait of the implementation of the School Driving Program at SDN Aroepala Makassar. Irfani: Journal of Primary Education, 5(1), 23–35.
Insani, N. H., Utomo, T. D., & Ulya, L. H. (2024). Actualization of Tetep, Antep, and Mantep values to realize the critical reasoning dimension of the Pancasila Student Profile. Piwulang: Journal of Regional Language and Literature Education, 6(1), 55–66.
Kemendikbudristek. (2022). Guidelines for strengthening the Pancasila Student Profile project. Directorate General of Primary and Secondary Education, Ministry of Education, Culture, Research, and Technology.
Satya, H. H., Nursuciati, H., & Yuana, M. I. (2024). Pancasila as the entity and identity of the Indonesian nation and the realization of the Pancasila Student Profile in contextual education. Journal of Basic Learning, 8(2), 101–112.
Uzma, I. A., & Rahayu, Y. S. (2025). Effectiveness of guided discovery-based electronic worksheets in training critical thinking skills. Scientific Periodical of Biology Education, 14(1), 67–78.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Rizky Zulaidah, Sastri Kirani, Cut Kumala Sari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: (1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC-BY-SA) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal; (2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal; (3) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website), as it can lead to productive exchanges, as well greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




























