ANALISIS EVALUASI PEMBELAJARAN PPKN DALAM PENGUATAN NILAI KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.24114/jmpsd.v2i4.72332Kata Kunci:
evaluasi pembelajaran, PPKn, nilai karakter, penguatan karakterAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil evaluasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam menilai penguatan nilai-nilai karakter siswa sekolah dasar. Evaluasi pembelajaran tidak hanya berfungsi mengukur capaian kognitif, tetapi juga menilai aspek afektif dan psikomotorik yang berkaitan dengan pembentukan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di SDN 060791 Medan Area. Teknik pengumpulan data meliputi observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru PPKn, serta studi dokumentasi terhadap rubrik penilaian, jurnal harian guru, dan hasil tugas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran PPKn mampu mengidentifikasi penguatan nilai karakter seperti tanggung jawab, disiplin, kerja sama, kejujuran, dan cinta tanah air. Instrumen evaluasi yang digunakan meliputi rubrik sikap, penugasan berbasis proyek, observasi perilaku, dan refleksi diri siswa. Namun, ditemukan kendala berupa keterbatasan waktu, beban administrasi, serta belum optimalnya penggunaan instrumen evaluasi afektif yang terstruktur. Oleh karena itu, evaluasi pembelajaran PPKn perlu dirancang secara sistematis dan berkelanjutan agar berfungsi sebagai sarana reflektif dalam memperkuat pendidikan karakter di sekolah dasar.Referensi
Astuti, W. (2019). Penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar melalui pembelajaran PPKn. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), 45–56.
Putra, H. A., & Ramadhani, T. (2022). Analisis implementasi proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 7(3), 193–202.
Rahayu, D., & Maulana, A. (2021). Pengembangan instrumen penilaian afektif untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(2), 81–89.
Rosyadi, Y., & Aulia, L. (2023). Tantangan guru dalam evaluasi pendidikan karakter di sekolah dasar. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 7(1), 59–68.
Sauri, S. (2021). Praktik penilaian sikap dalam pendidikan dasar. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 15(1), 21–30.
Sudrajat, A. (2011). Mengapa pendidikan karakter? Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 47–58.
Nurgiansah, T. H., & Rachman, F. (2022). Pendidikan Pancasila sebagai penguatan karakter peserta didik. Jurnal Civic Education, 6(2), 134–145.
Rachman, F., & Azam, M. (2021). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran PPKn. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(1), 15–27.
Rachman, F., Nurgiansah, T. H., & Azam, M. (2021). Pembelajaran PPKn berbasis nilai Pancasila untuk penguatan karakter siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(2), 238–247.
Wahab, A. A., & Sapriya. (2011). Pendidikan kewarganegaraan dan pembentukan karakter bangsa. Jurnal Civics, 8(2), 101–112.
Sihombing, R., Hutagalung, M., & Lukitoyo, P. (2021). Peran sekolah dan keluarga dalam pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 66–75.
Zuchdi, D. (2009). Pendidikan karakter dalam perspektif teori dan praktik. Jurnal Pendidikan Karakter, 1(2), 25–37.
Samani, M., & Hariyanto. (2020). Implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 123–132.
Sauri, S., & Setiawan, D. (2019). Evaluasi autentik dalam pendidikan karakter. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 13(2), 89–101.
Rosyada, D. (2018). Penguatan nilai demokrasi melalui pembelajaran PPKn. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 5(1), 1–12.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Anzilnii Asy Syifa, Debora Keiko Pasaribu, Arika Angelia Sitompul, Rachell Maretta Laurencia, Nurhudayah Manjani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: (1) Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC-BY-SA) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal; (2) Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal; (3) Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website), as it can lead to productive exchanges, as well greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



































