ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MENERAPKAN STILASI ORNAMEN TRADISIONAL BATAK KARO PADA MATA PELAJARAN TAPESTRI DI SMK NEGERI 1 BERASTAGI

Linda Sustika, Juliarti Juliarti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) kesulitan belajar siswa dalam menghitung benang dan ketelitian pada proses kerja dalam menerapkan ornamen tradisional Batak Karo pada Teknik tapestri di SMK Negeri 1 Berastagi 2) untuk mengetahui hasil penerapan stilasi ornamen tradisional Batak Karo pada teknik tapestri di SMK Negeri 1 Berastagi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan satu variabel yaitu, kesulitan belajar siswa dalam menerapkan stilasi ornamen tradisional Karo pada mata pelajaran tapestri. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Jurusan Kria Tekstil SMK Negeri 1 Berastagi. Jumlah sampel 32 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi/pengamatan, sebanyak 5 orang pengamat untuk mengukur kesulitan belajar menerapkan stilasi ornamen tradisional Batak Karo pada tapestri. Hasil dianalisis dengan menggunakan teknik elementary statistic yang digambarkan dalam bentuk persentase.

Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh skor rata-rata 67,4 dan standar deviasi 6,89. Dengan nilai tertinggi 81 dan nilai terendah 52. Hasil persentase penilaian pengamatan berdasarkan tujuan bahwa kesulitan menghitung benang lungsin siswa tidak mengalami kesulitan karena sebanyak 75% dimana siswa dapat menentukan jumlah benang lungsin, memulai memasang benang lungsin benang lungsin, menentukan letak titik tengah dan menentukan ketegangan daya lentur benang lungsin dan ketelitian pada proses kerja siswa tidak mengalami kesulitan karena sebanyak 62,5% siswa dapat mengawali pinggiran motif, membuat pinggiran motif, mengakhiri pinggiran motif, mengisi motif warna hitam, putih dan merah, membuat corak rata dan melakukan penarikkan (tegangan) pada benang pakan. Pada hasil menerapkan stilasi ornamen tradisional Batak Karo pada teknik tapestri memperoleh sebanyak 89% dimana siswa dapat membuat corak soumak, meletakkan motif, keseimbangan motif, kerapian dan penyelesaian akhir. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa siswa tidak mengalami kesulitan pada saat menerapkan ornamen tradisional Batak Karo pada tapestri dan dalam menerapkan stilasi ornamen tradisional Batak Karo pada teknik tapestri dinilai sudah sangat baik.

 

Kata Kunci: Analisis Kesulitan Belajar, Stilasi, Ornamen Tradisional Batak Karo


Full Text:

PDF

References


Berkesulitan Belajar Jakarta : Rineka Cipta.

Arikunto, Suharsimi (2010). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Agditya Dwigantara. (2011). Kajian Karya

Tapestri Biranul Anas Zaman Tahun 2006 – 2010. Penelitian Skripsi. tidak diterbitkan, UNS, Surakarta.

Anonim. (2012). Menggambar Stilasi Ragam

Hias. Diakses tanggal 08Januari 2015 dari http://sen1budaya.blogspot.com/ 2012/09/menggambar-stilasi agamhias.html.

Anonim. (2012). Kerajinan Permadani Tapestry. Diakses 05 Februari 2015 dari https://usahamart.wordpress.com/2012/01/0 9/kerajinan-permadani-tapestry.

Budiyono, Dkk. (2008). Kriya Tekstil Untuk Sekolah Menengah Kejuruan Jilid 3.Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Djamarah, Syaiful Bahri. 2008. Psikologi Belajar. Jakarta. Rineka Cipta

File.upi.edu/Direktori/FPTK/JUR.PDF/Kriya_Tekstil._3.spdf. (diakses pada tanggal 28 desember 2014.23.00)

H. Harmoko. (1995). Indonesia Indah,Tenunan Indonesia 3. Jakarta : Yayasan Harapan Kita/ BP 3 TMII.

Irawan Bambang, dkk. (2013). Dasar-Dasar Desain. Jakarta : Griya kreasi.

Jamaris, Martini. (2014). Kesulitan Belajar perspektif, asesmen, dan penanggulangannya. Bogor :Ghalia Indonesia.

Mundir. (2013). Statistik Pendidikan. Jember : Pustaka Pelajar.

N Suradman. (2013). Penerapan Ornamen Tradisional Bali Pada Produk Gitar Sebagai Penunjang Nilai Estetik. Penelitian skripsi, tidak diterbitkan, ISI, Denpasar.

Rina Meilina Siagian. (2014). Analisis Kemampuan Penerapan Ornamen Suku Batak Karo Pada Tapestri di SMK Negeri 1 Berastagi T.A. 2013/2014. Penelitian skripsi, tidak diterbitkan, Unimed, Medan.

Riduwan, (2010). Dasar-dasar Statistika.

Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, Wina (2011). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

SenirupaUnimed. (2009). Seni Ornamen. Diakses

tanggal 27 desember 2014 dari http://senirupaunimed.wordpress.com/2009/03/13/seni-ornamen/.

Sirait, Baginda. 1980. Pengumpulan dan

Dokumentasi OrnamenTradisional di

Sumatera Utara. Medan: Pemerintah Daerah

Tingkat I Propinsi Sumatera Utara. Medan.

Sitepu, Andrianus G. (1997). Ragam

Hias Ornamen Tradisional Karo Seri – A.

Sumatera Utara : Proyek Penelitian

Pengumpulan dan Dokumentasi Ornamen

Tradisional Sumatra Utara.

Slameto. (2010). Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.

Sofwan, Iskandar. (2003) Pendidikan Agama Islam.Depok: Aryaduta.

Subini, Nini. (2012). Psikologi Pembelajaran. Yokyakarta: Mentari Pustaka.

Sudjana. (2005). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta.

Suhersono, Hery. (2004). Desain Motif. Jakarta: Puspa Swara.

Supratno. (1984). Ornamen Ukir Kayu Tradisional Jawa. Semarang: EFFHAR.

Wiwid. (2010). Pengertian Ornamen. Diakses tanggal 29 Desember 2014 dari http://ornament-wiwid. blogspot. com/2010/09/pengertian-ornament.html.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.